Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA menyusupkan kembali paham kekhalifahan bisa ditangkal Polres Bogor. Yayasan Nur Syakirah terpaksa harus membatalkan acara Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam Sedunia 1440 Hijriah karena tidak mendapat izin dari kepolisian.
Sedianya acara itu hendak digelar pada 17 November di Masjid Az Zikra, di Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Panitia memberi tema kegiatan itu Titik awal kebangkitan Islam dunia.
"Undangan sudah disebarkan panitia yang menyebut dirinya Silaturahim Warga Khilafatul Muslimin Yayasan Nur Syakirah, sebulan lalu. Polres Bogor juga sudah jauh-jauh hari mengecek undangan dan permohonan izin panitia," tutur Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Mochamad Dicky Pastika Gading, kemarin.
Dia mengaku tidak mengizinkan kegiatan itu karena dari hasil pengecekan kegiatan itu berkaitan dengan paham khilafah. Paham itu dilarang karena hendak mengganti dasar negara Pancasila dan mengubah demokrasi menjadi khilafah.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pengelola Az Zikra, yang sepakat tidak memfasilitasi kegiatan itu karena tidak mendapat izin dari kepolisian. Dengan keputusan itu, warga yang mendapat undangan tidak perlu hadir ke lokasi.
"Kalau kegiatan tetap dilakukan, akan kami bubarkan. Pada hari pelaksanaan, kami akan melakukan antisipasi dengan menjaga lokasi," tandas Dicky.
Acara itu ternyata juga ditolak warga, yang datang ke Polres Bogor, kemarin. Massa dari masyarakat, ormas, ormas Islam, dan mahasiswa itu semula berencana berunjuk rasa di Kantor Kementerian Agama Bogor untuk menyatakan penolakan mereka.
Namun, massa akhirnya memutuskan untuk melakukan audensi dengan kepolisian. Mereka mengungkapkan empat tuntutan terkait dengan penolakan terhadap kekhalifahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved