Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pihaknya telah memperpanjang waktu pencarian cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP dengan kode penerbangan JT-610. Hal itu untuk melengkapi proses penyelidikan dari kecelakaan pesawat yang membawa 189 orang tersebut.
"Pencarian CVR tetap kita lakukan. Saat ini KNKT dan Basarnas Jakarta serta Jawa Barat sedang melakukan pencarian khusus dalam waktu 2 minggu dan nanti kita perpanjang lagi (kalau belum ditemukan)," ujarnya usai menggadiri Rapat Kerja Kementerian Perhubungan tahun 2018, di Ruang Mataram, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (13/11).
Baca juga: KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR
Budi mengatakan, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Basarnas terus mencari keberadaan salah satu bagian kotak hitam itu. Tujuannya untuk mendapatkan kelengkapan informasi selain dari flight data recorder (FDR).
Namun karena keberadaan CVR berada di bagian depan, kata dia, posisinya kemungkinan terpendam lebih dalam di bawah permukaan lumpur. "Sehingga perlu pencarian dengan ketekunan dan cara tertentu,"katanya.
KNKT akan mencari CVR dengan menggunakan alat tambahan yakni ping locator finder dan remotely operated vehicle (ROV) yang memiliki 4 kamera serta scan sonar. Kemudian ROV juga akan dilengkapi sub-bottom profiling yang bisa mendeteksi benda-benda di dalam lumpur sampai kedalaman 4 meter. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved