Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, mengatakan proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang per tanggal 5 November 2018 sudah mencapai 92%. Semua konstruksi sudah rampung dipasang, tinggal finishing yaitu penggecatan dan aksesoris lainnya.
“Ditargetkan pekan ini rampung, walaupun telah terjadi kemunduran dari target yang direncanakan, karena memiliki area kerja sempit untuk mobilitas alat berat. Di sisi lain harus mengakomodir para pedagang, pejalan kaki. Walaupun demikian, kami tetap memperhatikan keamanan, mutu, kualitas dan estetika agar nyaman dan aman bagi masyakat pengguna JPM,” ujarnya di Jakarta, Selasa, (6/11).
Yoory menjelaskan, JPM ini dipastikan terintegrasi dengan Pasar Blok G dan F yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya, Stasiun Kereta Api Tanah Abang yang dikelola PT. KAI dan Halte TransJakarta. “Selama ini kami telah melakukan koordinasi dengan baik kepada Perumda Pasar Jaya, PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan PT. KAI, semua sangat mendukung integritas pembangunan JPM ini,” sebutnya.
Pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang memberikan wajah baru di kawasan Sentra Primer Tanah Abang yang merupakan sentral perdagangan terbesar di Asia Tenggara.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta, PD Pembangunan Sarana Jaya terus menggenjot proses pengerjaan proyek Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang yang dimulai sejak tanggal 3 Agustus 2018. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved