Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BESARAN anggaran pemeliharaan jalan Kota Bekasi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 dinilai terlalu kecil. Akibatnya, menjelang musim hujan, lubang dan kerusakan jalan masih banyak dijumpai, baik di ruas Jalan Protokol maupun Jalan Kolektor.
“Sebelumnya, pada APBD 2017 memang berkali-kali lipat lebih besar,” ungkap Kasi Operasional Pemeliharana Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Eka Chorid, Senin (5/11).
Baca juga: Bekasi Kewalahan Lakukan Pemeliharaan Jalan
Eka menjelaskan, anggaran pemeliharaan jalan tahun ini hanya sebesar Rp3 miliar untuk jalan protokol dan Rp1,7 miliar untuk jalan kolektor. Diketahui, anggaran tersebut kini sudah habis. “Paling hanya cukup untuk pelaksaan perbaikan jalan 7-8 kegiatan, karena sudah habis pos anggarannya jadi sudah tidak ada lagi kegiatan,” jelas Eka.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Bina Marga dan SDA Kota Bekasi, Arief Maulana, mengakui dana pemeliharaan jalan pada tahun 2018 memang berkurang drastis. Biasanya, pihaknya menganggarkan sekitar Rp20 miliar untuk dana pemeliharaan jalan.
Arief menjelaskan, tahun ini Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air memang hanya mendapat porsi anggaran sekitar Rp200 miliar. Beberapa rencana kegiatan pun terpaksa ditunda pada tahun ini.
“Kalau sekarang ya untuk pemeliharaan jalan kebanyakan pemerintah melakukan tambal sulam,” pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved