Pesawat Lion Air Diduga Hancur Setelah Menyentuh Air

Atalya Puspa
05/11/2018 14:45
Pesawat Lion Air Diduga Hancur Setelah Menyentuh Air
(AFP)

KETUA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Suryanto Cahyono mengungkapkan hingga kini pihaknya masih terus berusaha mencari penyebab kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Di hadapan keluarga penumpang, Suryanto memaparkan hasil temuan dan dugaannya mengenai kecelakaan jatuhnya pesawat series Boeing 737 terbaru, yakni Boeing 737 Max tersebut.

"Serpihan-serpihan ini sudah dalam bentuk kecil. Semua serpihan itu karena pesawat mengalami pecah saat bersentuhan dengan air," ujar Suryanto dalam konferensi pers di Ballroom Hotel Ibis Cawang, Jakarta, Senin (5/11).

Baca juga: Kepala Basarnas Menangis di Hadapan Keluarga Korban

Hingga saat ini, Tim Basarnas sudah berhasil menemukan satu black box FDR milik Lion Air JT 610. FDR mencatat kecepatan pesawat, tempratur, kemudi pesawat, dan bidang-bidang kemudi lainnya. Saat ini, beberapa negara telah mengirimkan bantuan untuk turut melakukan investigasi terhadap black box yang ditemukan tersebut.

"KNKT dibantu dengan Amerika, Singapura, Australia, dan Arab Saudi. Masing-masing mengirimkan tenaga ahlinya untuk membedah data dalam FDR," ungkap Suryanto.

Suryanto mengungkapkan, data-data yang ada dalam FDR sudah diunduh dengan baik. Hingga kini, KNKT sedang dalam proses menyelidiki data yang ada dalam FDR. Namun, bagian dari black box lainnya yang dapat memperkuat analisis tim KNKT hingga kini masih belum ditemukan.

"Ada satu kotak hitam lagi yang berisi suara. Mudah-mudahan tim kami bisa segera menemukan," pungkas Suryanto. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya