Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Sub Bagian Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari membenarkan 3 orang petugasnya dikeroyok oleh sejumlah pria tak dikenal, Kamis (1/11) malam.
“Benar ada kejadian pengeroyokan semalam, beberapa orang masih lakukan pemeriksaan,” ujarnya, Jumat (2/11).
Diketahui, tiga orang petugas yang menjadi korban pengeroyokan bernama Ipda Kabul Priyono (Panit Narkoba), Bripka M Solichin (anggota), dan Bripda Arif Prabowo (anggota). Mereka dikeroyok oleh sejumlah pria tak dikenal di depan pos polisi, Jalan Bintara Pradana Nomor 1, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada pukul 19.00 WIB. Saat itu, ketiga petugas tengah menyelidiki dugaan peredaran obat terlarang di sekitar lokasi.
Kedatangan mereka rupanya tidak disambut baik oleh penjaga toko. Bahkan penjaga toko berdalih mempunyai koneksi perwira polisi di Polda Metro Jaya.
Ia pun mencoba membuktikan dengan menghubungi orang yang disebut koneksinya di Polda Metro Jaya berpangkat Komisaris. Sekitar 10 menit kemudian, 8 pria datang ke toko obat itu menggunakan beberapa sepeda motor.
Tanpa bertegur sapa, mereka langsung menyerang 3 anggota Polsek Bekasi Kota yang sedang melaksanakan tugasnya dengan brutal. Ketiga petugas itu langsung bergegas menyelamatkan diri ke Pos Polisi Bekasi Kota yang ada di sekitar lokasi di Jalan Bintara Pradana. Para pria berbadan tegap dan berkulit kehitaman itu mengejar tiga petugas dan memukulk mereka hingga mengalami luka robek di bagian pelipis dan tangan.
Menurut Erna, ketiga korban saat ini masih menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi. Para pelaku hingga saat ini masih dicari dan akan dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ganjaran hukuman penjara di atas lima tahun. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved