Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Riset (KR) Baruna Jaya I BPPT kembali angkat sauh untuk mencari bagian lain dari black blox (kotak hitam) pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jumat (2/11). Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Hammam Riza, mengatakan kapal sudah kembali menuju area pencarian tim SAR Gabungan di Tanjung Pakis, Karawang.
"Kapal Baruna Jaya sudah kembali melaut. Semalam merapat ke JICT II Tanjung Priok, untuk mengantar bagian dari black box yang kemarin ditemukan," jelasnya.
Sebelumnya, Kamis (1/11) malam, Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi M Ilyas, dalam keterangan pers bersama di JICT II, Tanjung Priok mengatakan penemuan kotak hitam atau black box merupakan hasil kerja keras semua lembaga. "Prosesnya kami menggunakan kapal riset Baruna Jaya 1 dengan bantuan Basarnas dan TNI," kata Ilyas.
Ilyas menuturkan kapal Baruna Jaya 1 milik BPPT tidak akan bisa menemukan black box tanpa bantuan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang memperkirakan lokasi kotak hitam itu.
Dengan teknologi multibeam echosounder dan side scan sonar yang dimiliki kapal BPPT, timnya dapat memantau objek di bawah laut sekaligus memperkirakan letak posisi black box Lion Air JT 610.
"Setelah dugaan lokasi ditemukan, giliran pasukan TNI AL yang melakukan penyelaman. Kami tidak punya tenaga penyelam, jadi Alhamdulillah teman-teman dari TNI yang melakukan pengambilan," ungkapnya.
Selama misi ini KR Baruna Jaya turut membawa pakar atau ahli pemetaan bawah laut, ROV, Instrumentasi, serta tim dari KNKT. Kapal Baruna Jaya I inipun, dalam melakukan pencarian kotak hitam, telah dilengkapi teknologi untuk mengidentifikasi lokasi dan titik koordinatnya. Adapun empat alat tersebut antara lain Multibeam Echo Sounder, Side Scan Sonar, Magnetometer, dan Remotely Operated Vehicles (ROV). (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved