Situ-Situ di Bekasi Dibiarkan Rusak sejak Lama

(Gan/J-1)
02/11/2018 06:50
Situ-Situ di Bekasi Dibiarkan Rusak sejak Lama
(Antara)

KONDISI Situ Rawa Gede, Bojong Menteng, Kota Bekasi, kini sangat memprihatinkan. Situ seluas 7,3 hektare yang menjadi andalan Kota Bekasi sebagai tempat parkir air terus mengalami penyusutan dan pendangkalan.

Penyusutan luas situ akibat pembiaran pemerintah setempat terhadap warga yang menjadikan lahan situ sebagai tempat bercocok tanam di saat kemarau. Awalnya hanya 1-2 orang yang bercocok tanam di pinggir situ yang mengalami penyusutan air di musim kemarau. Namun, kini hampir seluruh keli-ling situ telah dipenuhi tanaman milik warga.

"Otomatis, lahan masyarakat makin luas, situ semakin kecil," ungkap Dullah, 42, salah satu warga sekitar.

Masih lekat dalam ingatannya kondisi situ yang begitu luas dan bersih di era 1980-an. Situ Rawa Gede benar-benar berfungsi jadi tempat parkir air bagi wilayah setempat. Saat mu-sim kemarau air akan menyusut, tetapi saat musim hujan datang air dari saluran warga mengalir ke danau alam tersebut.

"Tapi itu lihat sekarang, warga cuek saja buang sampah ke situ. Kesadaran warga masih rendah, perhatian dari pemerintah juga kurang," keluh Dullah.

Kondisi Situ Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, juga tak kalah memprihatinkan. Situ seluas 1,5 hektare itu kini tak tampak lagi dari jalan karena terhalang oleh pepohonan pisang yang ditanam warga. "Dulu ini rawa, sekarang sudah enggak ada," ungkap Riman, salah satu warga RT 09/11, Kelurahan Rawalumbu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi menyampaikan pihaknya sudah sejak lama ingin merevitalisasi Situ Rawa Gede, bahkan ingin menjadikan situ itu sebagai destinasi wisata.

"Rencana revitalisasinya sudah sejak 2013. Namun, karena wewenang pemeliha-raan masih pada Pemprov Jawa Barat, kami tidak bisa berbuat banyak," ungkap Luthfi.

Ia menjelaskan situ seluas 7,3 hektare itu telah dirancang sebagai ekowisata dan pusat kebudayaan Kota Bekasi. Apalagi, lokasi situ tersebut berdekatan dengan gedung seni budaya. Situ tersebut bisa menjadi destinasi wisata sekaligus memberikan wawasan soal lingkungan dan budaya.

"Dari sisi ekonominya, kita akan bangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," jelas dia.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya