Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI mampu mencetak laba ratusan miliar rupiah selama tiga tahun berturut-turut, posisi Kresno Sediarsi sebagai Direktur Utama Bank DKI ternyata tidak aman. Kemarin, Gubernur Anies Baswedan memberhentikannya dan menggantikan bankir yang lama berkarier di Bank Mandiri itu dengan dirut baru, Wahyu Widodo.
“Keputusan penggantian dilakukan melalui rapat umum pemegang saham yang digelar Selasa (30/10). Restrukturisasi pengurus Bank DKI merupakan bentuk penyegaran untuk meningkatkan kinerja Bank DKI,” ungkap Kepala Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Yurianto, kemarin.
Kresno dilantik menjadi Dirut Bank DKI sejak 18 Juni 2015. Seharusnya, sesuai Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank DKI, pada 17 Juni 2015, dia memimpin bank ini hingga 17 Juni 2019.
Secara kinerja, sarjana ekonomi lulusan Universitas Gadjah Mada juga tergolong moncer. Satu tahun menjabat, ia mampu memimpin Bank DKI membukukan laba sebesar Rp645,11 miliar. Angka itu tumbuh 178,02% dari laba bersih pada 2015 sebesar Rp231,8 miliar.
Tahun lalu, Kresno kembali mampu mendorong Bank DKI mengantongi laba bersih Rp712,17 miliar. Tahun ini, pada semester 1, Bank DKI sudah membukukan laba Rp356,39 miliar.
Kresno tidak sendiri. Anies Baswedan juga mengganti tiga direksi lain dari total enam direksi Bank DKI. Mereka yang diganti ialah Direktur Kepatuhan Budi Mulyo Utomo, Direktur Bisnis Antonius Widodo Mulyono, dan Direktur Manajemen Risiko Farel Tua Silalahi. Anies mempertahankan dua direksi lama dan jabatannya, yakni Direktur Teknologi dan Operasional Priagung Suprapto serta Direktur Keuangan Sigit Prastowo. Direksi baru yang diangkat, selain Wahyu Widodo, ialah Babayu Parid Wazdi dan Zainuddin Mappa. Sementara itu, Direktur Kepatuhan yang baru, Zulfarshah, sebelumnya menjabat Sekretaris Perusahaan Bank DKI.
Selain direksi, perubahan juga dilakukan di tubuh dewan komisaris. Ilya Avianti yang sebelumnya menjabat komisaris utama digantikan Basuki Setyadjid. Tiga komisaris lainnya dijabat Lukman Hakim Michael C Brata dan Erick.
“Komposisi itu diharapkan dapat mendorong proses kaderisasi dan proses pembinaan SDM yang sustainable dan sistematis di PT Bank DKI khususnya dan umumnya BUMD di lingkungan Provinsi DKI Jakarta,” tandas Yurianto.
Dia menambahkan BP BUMD Provinsi DKI Jakarta berharap kepengurusan PT Bank DKI yang baru dapat melaksanakan penugasan-penugasan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2017–2022.
Sehari sebelumnya, perombakan juga dilakukan Anies terhadap jajaran direksi PT Transjakarta. Dia juga menitipkan seorang anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan, Achmad Izzul Waro, sebagai direktur pelayanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved