Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK lima kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 kembali tiba di Rumah Sakit Polri Sukanto Kramatjati, Jakarta Timur.
Berdasarkan pantauan di RS Polri, Selasa (30/10), kelima kantong jenazah diangkut empat mobil ambulan dari Posko Tanjung Priok Jakarta Utara. Belum ada keterangan resmi kelima kantong jenasah itu dalam kondisi utuh atau potongan anggota tubuh penumpang pesawat Lion Air.
Sebelumnya, tim evakuasi korban Lion Air mengirimkan dua kantong jenazah ke RS Polri Sukanto sehingga tujuh kantong jenazah dikirim pada Selasa ini.
Jumlah sementara kantong jenazah yang sudah diangkut tim evakuasi sejak hari pertama atau Senin (29/10) mencapai 31 kantong, sedangkan satu kantong lainnya berisi serpihan material.
Kepala RS Polri Sukanto, Komisaris Besar Polisi Musyafak, menyatakan, tim Desaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih berupaya mengidentifikasi anggota tubuh yang telah dievakuasi.
Sebelumnya, pesawat tipe B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkal Pinang telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.
Pesawat bernumpang 189 orang dengan nomor registrasi PK-LQP itu terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta izin untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta atau return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.
Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved