Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali menyarankan agar Anies Baswedan tidak lama-lama ‘menjomblo’ untuk memimpin Jakarta. Hal ini diungkapkan terkait kosongnya kursi Wagub DKI pasca-ditinggalkan Sandiaga Uno.
"Saya berharap Pak Anies karena tugas-tugasnya berat di Jakarta maka secepatnya," kata Djarot di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (26/10)
Ia mengatakan, tugas gubernur DKI cukup berat. Ia lalu menceritakan pengalamannya ketika menjabat sebagai pemimpin Ibu Kota yang mendisposisikan surat masuk hingga begadang hingga pagi.
"Waktu saya sendiri itu kerja untuk mendisposisi surat masuk sampai jam setengah dua pagi. Kalau sudah capek betul subuh jam lima saya bangun lagi kerjain lagi," ujarnya.
Djarot menambahkan, proses pengisian jabatan Wagub DKI di masanya dengan masa Anies sangat berbeda. Saat itu ia menjabat sebagai Gubernur DKI tanpa didampingi wagub selama kurang lebih enam bulan. Pasalnya, undang-undang tidak membolehkan mengangkat wagub dalam waktu enam bulan tersebut.
"Saya hanya menyelesaikan sisa sama tugas gubernur yaitu pak Basuki Tjahaja Purnama, Pak Ahok ya. Sedangkan Pak Anies ini harus (segera cari wagub), karena masa jabatannya masih sangat panjang," ujarnya.
Djarot kemudian bercerita saat diangkat sebagai wagub DKI oleh Ahok yang saat itu ditinggal Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi Presiden. Pengangkatan itu sepenuhnya kewenangan Ahok dengan dasar hukum Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.
Hal itu, kata Djarot berbeda di kasus Anies dalam penentuan wagub harus diajukan partai pengusung dalam hal ini PKS dan Partai Gerindra kepada DPRD DKI. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved