Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN narapidana terorisme merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari masyarakat Indonesia. Dengan dasar itulah, pemerintah juga memberi perhatian besar pada keberadaan mereka.
Kemarin, Kementerian Sosial menggelar Rapat Nasional Sinkronisasi dan Keterpa-duan Program Rehabilitasi Sosial bagi Narapidana Terorisme di Hotel Santika, Kota Bekasi.
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menjanjikan ratusan mantan narapidana terorisme (napiter) itu bisa mandiri secara ekonomi dan sosial dalam kurun 4 tahun ke depan.
"Kami ingin mereka bisa kembali menjadi bagian dari komunitas masyarakat. Mereka harus bisa memberikan kontribusi bagi warga lain di sekitar tempat tinggal, bahkan bisa berkontribusi dalam pembangunan bangsa ini," ungkapnya.
Agus menyebutkan, saat ini Kemensos mencatat ada 550 eks napiter yang hidup tersebar di 20 provinsi. Dari jumlah itu, baru 70 orang yang sudah siap secara mandiri dan sosial.
Kemensos, lanjutnya, menggulirkan program kemandirian itu dengan memberikan dana stimulan bantuan Rp5 juta bagi setiap keluarga. Dana itu digunakan sebagai modal usaha bagi mereka. "Anggap itu sebagai dana start up. Akan kita lihat dan dampingi. Kalau berkembang, ada program lain sebagai pelengkap seperti kelompok usaha bersama dan usaha ekonomi produktif."
Dengan upaya pemerintah merehabilitasi para eks napiter, Agus berharap mereka tidak lagi mengulangi perbuatan dan terlibat aksi terorisme. Apa pun alasannya, aksi terorisme sangat merugikan negara dan masyarakat karena menyebabkan kerugian materi dan hilangnya banyak nyawa.
"Satu aksi terorisme berpotensi menimbulkan korban yang luar biasa. Itu yang jadi tagline kita," sambungnya.
Terkait dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, pemerintah menantang para mantan narapidana terorisme itu untuk berbuat dan berkontribusi untuk negara. "Tidak ada kata terlambat untuk memulai."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved