Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT anggota komplotan perampokan terhadap anggota TNI, Serka Agus Riyanto ditangkap. Saat ini, dikabarkan beberapa pelaku sudah diamankan petugas Polsek Tambun di tempat persembunyianya.
"Kami berhasil amankan empat pelaku begal, dan dua lagi masih buron. Anggota masih dilapangan mengejar para pelaku lainya," ujar Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/10).
Candra mengatakan, saat ini motif dan identitas pelaku belum bisa dibeberkan. Hal ini dilakukan demi kelancaran menangkap dua pelaku lainnya.
“Lebih baik pelaku lainnya menyerahkan diri, atau petugas akan melakukan tindakan tegas,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, aksi kawanan rampok kembali terjadi diwilayah hukum Bekasi. Kali ini, seorang anggota TNI AD yang bertugas di Badan Pembina Desa Koramil 01 Tambun, Kabupaten Bekasi, menjadi korban perampokan di Jalan Baru Grand Wisata, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/10) dini hari. Akibatnya, Serka Agus mengalami luka tusukan dan bacokan di bagian pinggang.
Peristiwa pembegalan itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, korban melintas seorang diri di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Kemudian, korban dihadang delapan orang yang menggunakan empat sepeda motor. Delapan orang tersebut langsung mengancam korban dengan menggunakan parang dan sejumlah senjata tajam.
Bahkan, korban sempat adu mulut dan berusaha melawan delapan orang pelaku hingga terjadi perkelahian. Apalagi, delapan orang pelaku secara brutal menyerang korban dengan senjata tajam, akibat perkelahian itu, korban mengalami luka tusukan dan bacokan di bagian pinggang akibat sabetan parang.
Alhasil, perkelahian tidak seimbang korban mengalami luka akibat diserang komplotan pelaku yang semunya menggunakan senjata tajam. Pelaku yang melihat korban sudah tidak berdaya akibat diserang secara brutal langsung melarikan diri melihat korban terkapar bersimbah darah. Korban yang terkapar ditemukan petugas keamanan langsung dibawa ke RS Hermina Grand Wisata. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved