Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEDAGANG kaki lima di sepanjang jalan Jati Baru 10 meminta pihak UMKM DKI Jakarta untuk melakukan tinjauan langsung ke pasar. Pasalnya, data yang digunakan dalam proses pemberian kios di Skybridge keliru.
Salah seorang pedagang pakaian, Latif, mengatakan data yang digunakan Dinas UMKM DKI Jakarta untuk pemberian lapak dagangan di Skybridge masih mengunakan data lama, dimana para pedagang telah menerima bantuan tenda. "Jangan kan pendaftaran, informasi saja kami tidak tahu. Itu data lama yang digunakan makanya mereka turun ke pasar," katanya, Minggu (21/10) di Tanah Abang, Jakarta.
Menurutnya, proses pemberian kios Skybridge di Tanah Abang disinyalir ada permainan antara pengurus dan pihak UKMKM DKI Jakarta. "Itu yang dapat ada pedagang gak asli, misalnya tiduran rumah aja dapat. Ada juga nomor undian yang sudah keluar, tapi bisa hilang jatah kios," sebutnya.
Skybridge atau Jembatan multiguna Tanah Abang setelah diresmikan pada akhir Oktober mendatang, akan menampung sebanyak 446 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di Jalan Jati Baru Tanah Abang.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta menyebutkan telah melakukan pengundian selama tiga hari dimulai Kamis (11/10) sampai Sabtu (13/10) diikuti sebanyak 650 pedagang.
Rinciannya, pedagang di Jalan Jatibaru Raya yang menggunakan tenda sebanyak 372 orang, pedagang di trotoar sebanyak 165 orang dan Pedagang di Jalan Jatibaru Bengkel atau depan pintu keluar Stasiun Tana sebanyak 113 orang.
Di lain kesempatan, Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, menyebutkan sisa pedagang yang tidak mendapat kios di Skybridge akan ditempatkan di Blok F Pasar Tanah Abang.
"Sebanyak 650 pedagang telah diundi dan hanya 446 pedagang yang akan tempatkan di Skybridge. Sisanya sebanyak 204 pedagang akan ditempatkan di Blok F Pasar Tanah Abang," kata Bayu. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved