Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi mengakui penghadangan truk-truk sampah asal DKI Jakarta tak lepas dari kekecewaan Pemkot Bekasi atas inkonsistensi Pemprov DKI Jakarta.
Pasalnya, sejak Anies Baswedan dilantik jadi Gubernur, Pemprov DKI menghentikan kucuran dana kemitraan bagi warga sekitar tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantar Gebang. Padahal, di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, warga sekitar TPST selalu mendapat kucuran dana sebagai kompensasi dari kerelaan mereka menerima kiriman sampah dari Jakarta.
"Tahun ini, kami mengajukan dana kemitraan sebesar Rp2 triliun. Besaran dana itu memang kewajiban DKI kepada masyarakat TPST Bantar Gebang. Sayangnya, sampai sekarang pengajuan itu belum direspons DKI," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, kemarin.
Ia menjelaskan, dana sebesar itu sejatinya akan digunakan untuk kebutuhan masyarakat di TPST Bantar Gebang, semisal pembangunan gedung sekolah, biaya kesehatan, biaya pembangunan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi masyarakat.
Namun, sejak diajukan pada akhir 2017, bantuan dari DKI belum juga turun. Hal ini yang menjadi pijakan Pemkot Bekasi menilai Pemprov DKI tidak lagi konsisten dalam menjalankan perjanjian kerja sama yang sudah disepakati.
"Kita sudah usulkan dari tahun lalu, tapi belum ada responsnya dari DKI," ucapnya.
Sejauh ini, masyarakat di sekitar lokasi TPST Bantar Gebang, kata Luthfi, sangat membutuhkan sarana prasarana belajar, seperti sekolah. Hal itulah yang membuat pemerintah daerah membawa aspirasi itu ke DKI. "DKI harus ikut bertanggung jawab terhadap kebutuhan masyarakat sekitar TPST. Jangan hanya mau buang sampahnya doang," ujarnya.
Di kesempatan berbeda, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya sudah memenuhi kewajiban sesuai dengan kesepakatan. Pembayaran kewajiban itu bahkan sudah diselesaikan sejak Juni lalu.
"Nanti saya cek lagi. Intinya adalah kita akan menunaikan semua yang menjadi kewajiban. Jadi, kalau dibilang ada yang belum, saya tidak mau buru-buru bantah, saya akan cek," kata Anies, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved