Apartemen di Bogor akan Dievaluasi

(DD/J-2)
18/10/2018 08:35
Apartemen di Bogor akan Dievaluasi
(DEDE SUSIANTI )

WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan tim yang terdiri atas Sa-tuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan personel Polresta Bogor Kota menangkap basah dua perempuan dan seorang pria yang diduga akan melakukan tindak asusila di Apartemen Bogor Valley, kemarin. Salah seorang perempuan tersebut bahkan masih usia sekolah.

Bima Arya menyebutkan sebelumnya dia menerima banyak laporan mengenai adanya kegiatan terlarang di apartemen yang berada di Jalan Sholeh Iskandar itu.

"Beberapa hari ini semakin sering informasi masuk. Tadi pagi juga ada salah seorang tokoh ulama menginformasikan ke saya. Nah, karena itu, pada hari ini diterjunkan tim dari Satpol PP dan kepolisian. Akhirnya berhasil tangkap tangan. Ada pelakunya di sini," kata Bima di lokasi kejadian.

Dari pelaku tadi, lanjut Bima, ada keterangan-keterangan yang mengonfirmasi bahwa di situ dijadikan tempat prostitusi. "Tidak hanya satu kamar, tapi banyak. Tadi keterangan pelaku, modus operandinya secara online. Metodenya melalui aplikasi."

Yang mengejutkannya, aku Bima, selain pelakunya masih di bawah umur, saat itu juga ditemukan alat-alat untuk penggunaan narkoba. "Jadi kemungkinan besar disertai untuk penggunaan narkoba di sini."

Dengan pihak pengelola, Bima mengatakan akan menelusuri dan memastikan bahwa praktik seperti itu tidak berjalan lagi di tempat tersebut. Selain itu, kata Bima, pihaknya akan mengkaji dengan pihak kepolisian dan pihak-pihak lain. "Saya juga akan berkoordinasi dengan muspida untuk proses selanjutnya."

Ada beberapa langkah yang akan dilakukan Pemkot Bogor dalam waktu dekat. Pertama, Wali Kota Bogor akan mengumpulkan pengelola hotel dan apartemen yang ada di Kota Hujan. Kedua, wali kota juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan di apartemen atau hotel.

Dia mengatakan hasil pemantauannya, akses di apartemen tersebut sangat terbuka. Selain itu, penghuni bisa bebas keluar-masuk dan kepemilikan bisa berpindah per hari dan sebagainya.

"Kita akan evaluasi semua agar apartemen-apartemen di Kota Bogor tidak mudah menjadi tempat prostitusi," ungkap Bima.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya