Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mengungkapkan dua tersangka IAW dan RMY yang terlibat penembakan peluru nyasar pada ruangan anggota DPR merupakan pegawai negeri sipil Kementerian Perhubungan.
"Dua-duanya PNS Kemenhub," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta, di Jakarta, Selasa (16/10).
Nico mengatakan, IAW dan RMY meminjam senjata jenis Glock 17 dan AKAI di gudang senjata untuk berlatih menembak di Lapangan Tembak Senayan. Nico menyebutkan kedua PNS Kemenhub itu tidak tercatat sebagai anggota Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin).
Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami alasan pihak gudang meminjamkan senjata kepada kedua tersangka itu karena orang yang mengambil senjata harus memiliki izin resmi.
Nico menuturkan, polisi sedang mendalami keterangan A dan G sebagai pemilik senjata yang meminjamkannya kepada kedua tersangka.
Sebelumnya, dua tembakan peluru nyasar di ruangan anggota DPR Wenny Waraow dan Bambang Heri Purnama pada Senin sekitar pukul 14.40 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua tersangka IAW dan RMY yang dikenakan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Selain menetapkan dua tersangka, polisi menyita barang bukti satu pucuk senjata api jenis Glock 17, 9×19 buatan Austria warna hitam cokelat, tiga buah magazin berikut tiga kotak peluru ukuran 9×19.Satu pucuk senjata api merek AKAI Costum buatan Austria kaliber 40 warna hitam, dua buah magazin, dan satu kotak peluru ukuran 40. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved