Setahun Anies Menjabat, PDIP: Pelaksanaan OK OCE Gagal Total

Nicky Aulia Widadio
15/10/2018 19:05
Setahun Anies Menjabat, PDIP: Pelaksanaan OK OCE Gagal Total
(Antara)

FRAKSI PDIP DPRD DKI Jakarta menilai pelaksanaan program wirasusaha OK OCE bagai pribahasa 'jauh panggang dari api'. Pasalnya, program unggulan Anies-Sandi ini baru mampu mencetak 3,31 persen pengusaha baru dari total terget 40 ribu pengusaha baru hingga akhir tahun ini.

Hingga Oktober ini, jumlah pendaftar OK OCE di Jakarta melalui situs online mereka ialah 46.211 orang. Sementara jumlah anggota OK OCE yang telah mendapatkan izin usaha mikro dan kecil (IUMK) per awal Oktober lalu baru mencapai 1.811.

"Artinya dalam setahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan baru berhasil mencetak pengusaha baru sekitar 3,31 persen, terlampau jauh dari sasaran awal," ujar Sekretaris Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo dalam konferensi pers di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/10).

Sebagian dari anggota OK OCE tidak bisa mengurus IUMK karena terkendala aturan zonasi. Ada pengusaha OK OCE yang berada di zona hijau. Sementara itu, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu tidak bisa menerbitkan IUMK apabila lokasi usaha tersebut berada di jalur hijau.

Padahal target dari OK OCE ialah melahirkan 200 ribu pengusaha baru hingga 2022 mendatang. Artinya dalam satu tahun, mesti ada 40 ribu pengusaha baru.

"Belum lagi bentuk-bentuk lain pelaksanaan program OK OCE yang jauh panggang dari api," tutur Rio.

Yang dimaksud ialah target Pemprov DKI membangun 20 Gerai Tani di enam wilayah DKI, baru dua Gerai Tani yang telah berdiri yakni di Ragunan, Jakarta Selatan dan Klender, Jakarta Timur.

"Program OK OCE Gubernur Anies Baswedan gagal total mencapai targetnya," tutur Dwi Rio. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya