Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELESAIAN konstruksi lanjutan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) sesi II A dipastikan molor hingga Juni 2019. Pihak pembangun kontruksi kewalahan membersihkan utilitas yang bertebaran di sekitar lokasi pembangunan.
"Sesuai rencana awal, konstruksi sesi II A ini akan selesai dibangun pada April tahun depan. Tapi karena banyaknya utilitas di sekitar proyek maka terlambat tiga bulan kedepan," kata Kepala Lapangan Seksi II, tol Becakayu, Jarwo, kemarin.
Menurut Jarwo, utilitas yang menghambat pembangunan tol itu, antara lain galian milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Gas Negara, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bekasi. "Semua utilitas ini harus dipindahkan dari lokasi pembangunan," kata dia.
Menurut Jarwo, pembangunan Tol Becakayu Seksi II-A ruas Jakasampurna-Ahmad Yani itu memiliki panjang 4,1 kilometer. Progresnya sampai sekarang baru mencapai 15%.
Saat ini petugas telah mengecek utilitas (tes pit) yang membentang dari depan Masjid Al-Azhar, Jakasampurna, sampai Jalan Ahmad Yani sejak Mei 2018. Hal ini dipicu minimnya informasi dari pemilik utilitas soal keberadaannya di dalam tanah.
"Berdasarkan kesepakatan bahwa di lokasi tidak ada utilitas, namun saat dikerjakan tahu-tahu ada jaringan utilitas. Minimnya informasi dari pemilik karena sistem pemasangan utilitas dulu tidak menggunakan titik koordinat," jelasnya.
Pembangunan Tol Becakayu sesi IIA itu dimulai dari jembatan Caman sampai Jalan Ahmad Yani. Namun, saat ini kontruksinya baru sampai simpang Galaksi, Bekasi Selatan. "Ini baru mau dilanjutkan mulai dari simpang Galaksi hingga Bekasi Cyber Park (BCP)," ungkap Kepala Bidang Pengendalian Lalu Lintas, pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi.
Karena itu, kata Johan, untuk mendukung percepatan pembangunan pemerintah akan menutup putaran (u-turn) di Jembatan VI, Jalan KH Noer Ali atau Kalimalang di Kota Bekasi selama tiga bulan sebab empat tiang pancang proyek akan mulai dipasang.
Menurut Johan, penutupan ini telah dimulai sejak Sabtu (6/10) pukul 00.00. Penutupan ini, kata dia, demi kelancaran arus lalu lintas.
"Jembatan IV terpaksa ditutup karena dibutuhkan alat berat untuk melakukan pengerukan tanah konstruksi dengan kedalaman sekitar 30 meter," kata Johan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved