Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Rumah Sakit Khusus (RSK) Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, Sidik Setiamihardja, pelit bicara kepada wartawan usai diperiksa polisi di Mapolda Metro Jaya. Dia berdalih sebagai dokter dilarang banyak buka mulut kepada publik.
Sidik bahkan sama sekali tak mau berkomentar perihal operasi plastik yang dijalani Ratna Sarumpaet.
"Saya enggak boleh bicara," kata Sidik diperiksa, Selasa (9/10).
Sidik memenuhi panggilan kepolisian hari ini dengan kapasitas sebagai saksi untuk tersangka kasus cerita bohong Ratna Sarumpaet. Sidik masuk pusaran kasus ini karena dialah yang memermak wajah Ratna Sarumpaet.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengaku, Sidik bakal ditanya sejumlah hal. Utamanya terkait proses operasi plastik yang dijalankan Ratna.
"Kita akan menanyakan apakah pada saat di ruangan (rumah sakit) Ibu Ratna ada konsultasi, tindakan medis, dan sebagainya," beber Argo.
Sidik sudah dua kali diperiksa. Dia diperiksa kali pertama pada Kamis (4/10) lalu.
Aktivis Ratna Sarumpaet menyebarkan cerita bohong atas dirinya yang dianiaya oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat. Namun, peristiwa itu tidak terbukti.
Ratna mengaku berbohong. Dia sebenarnya melakukan sedot lemak di RSK Bina Estetika.
Pada Kamis, 4 Oktober 2018 Ratna ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, sebelum berangkat ke Chile. Kini ia telah menyandang status tersangka dan ditahan di rumah tahanan (rutan) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan.
Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang (UU) 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (Medcom/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved