Rumah Janji,Entah Kapan Terpenuhi

(Ssr/J-3)
03/10/2018 08:50
Rumah Janji,Entah Kapan Terpenuhi
(MI/RAMDANI)

KEINGINAN warga Jakarta untuk mendapat rumah murah alias DP Rp0, seperti janji kampanye Gubernur Anies Baswedan, belum akan terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya, tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan membangun rumah susun (rusun) baru.

“Rusun Cakung Barat di Jakarta dan revitalisasi Rusun Penjaringan di Jakarta Utara akan dilakukan pada 2019. Pembangunan dua proyek itu akan dilakukan dengan skema multiyears atau tahun jamak,” ungkap Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti.

Penegasan Meli itu juga senapas dengan pernyataan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang menyatakan rencana pembangunan rumah susun dengan pendanaan satu tahun berjalan merupakan kesalahan Kepala Dinas Perumahan yang sudah dipensiunkan, Agustiono Darmawan.

“Pak Agustiono salah perencanaan. Semestinya pembangunan rusun dilakukan multiyears,” tuturnya.

Karena alasan itu, Dinas Perumahan mencoret anggaran pembangunan tiga rusun, yakni Rusun Jalan Inspeksi KBT di Ujung Menteng, Rusun PIK Pulo Gadung, dan revitalisasi pembangunan Rusun Karang Anyar di Jakarta Pusat.

Ketegasan kedua pejabat itu berlawanan dengan janji Anies Baswedan saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rusun Pondok Kelapa di Jakarta Timur pada Januari lalu. Ia menyatakan Pemprov DKI menggelontorkan dana Rp800 miliar untuk membangun rusun pada 2018.  

Anies menegaskan rusun merupakan bentuk rumah yang ia janjikan untuk program DP Rp0. Karena kesulitan lahan, program rumah tapak diubah menjadi rumah lapis. Belakangan program itu diubah lagi menjadi rusun.

Masih di Pondok Kelapa, Anies mengumumkan bahwa warga mulai dapat memesan rusun dengan harga Rp320 juta untuk tipe 36 dan Rp185 juta tipe 21.

Terkait dengan rusun di Cakung Barang dan Penjaringan, lebih jauh Meli menyatakan Pemprov DKI akan membangun dua tower dengan total 420 unit hunian di Rusun Cakung Barat. Adapun untuk revitalisasi Rusun Penjaringan, ada empat tower yang akan dibangun dengan total 1.116 unit hunian.

Meli menambahkan, pihaknya sudah menyosialisasikan rencana revitalisasi Rusun Penjaringan kepada penghuni yang sudah ada di lokasi itu. “Kami sudah sosialisasi ke warga karena ada 10 blok bangunan lama yang akan direvitalisasi.”

Saat ditemui terpisah, Sekda Saefullah memastikan proyek lima rusun akan dianggarkan pada ABPD DKI Jakarta 2019. “Tiga lokasi yang anggarannya sudah kita matikan pada 2018 akan dihidupkan lagi, ditambah dua lokasi baru di Cakung Barat dan revitalisasi di Penjaring-an.”



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya