Pariwisata Kepulauan Seribu bakal Digenjot

Ssr/X-6
29/9/2018 11:20
Pariwisata Kepulauan Seribu bakal Digenjot
(MI/Ramdani)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) sepakat dalam kerja sama terkait dengan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Kepuluan Seribu dan sekitarnya.

Kerja sama itu meliputi penyelenggaraan dukungan infrastruktur pengembangan kawasan permukim­an dan penyehatan lingkungan permukiman.

Selain itu, Pemprov DKI dan Kementerian PU-Pera juga menyepakati kerja sama terkait sistem pengelolaan air limbah domestik (SPALD) skala permukiman yang akan direalisasikan di Asrama Dinas Lingkungan Hidup, Semper Barat, Jakarta Utara, dan Waduk Cimangis, Cibubur, Jakarta Timur.

Prosesi penandatanganan kerja sama para pejabat instansi terkait tersebut berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, yang disaksikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Anies mengatakan pembangunan di Kepulauan Seribu bisa dipercepat dengan adanya sinergisitas dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI.

“Kita berharap semakin banyak sektor-sektor pembangunan yang bisa dikerjakan bersama-sama dengan pemerintah pusat,” ujarnya, di Balai Kota DKI, Jumat (28/9).

Anies menginginkan, selain di sektor pariwisata, pembangunan di Kepulauan Seribu juga menyentuh kebutuhan-kebutuhan dasar warga, seperti akses air bersih, pengelolaan limbah, dan sarana transportasi. “Kebutuhan-kebutuhan itu perlu menjadi prioritas kita bersama ke depan,” ungkap Anies.

Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU-Pera, Rina Agustin, mengatakan, sudah seharusnya Pemprov DKI memiliki tempat-tempat pengelolaan air limbah domestik.

“Kalau air limbah tidak diolah, itu pasti akan menimbulkan masalah pada badan air. Untuk itu, kita ikut membantu Pemprov DKI dalam membangun sarana yang diperlukan,” ujarnya.

Rina menjelaskan, pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PU-Pera bertekad terus membantu Pemprov DKI agar infrastruktur di Kepulauan Seribu betul-betul memadai pasca ditetapkan sebagai salah satu KSPN di Indonesia.

“Kita ingin semakin banyak wisatawan yang datang dan perekonomian warga semakin meningkat,” ungkapnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya