14 Bank Kebobolan Rp14 Triliun

(Hym/N-2)
25/9/2018 04:30
14 Bank Kebobolan Rp14 Triliun
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

PEMBOBOLAN bank yang melibatkan uang dalam jumlah jumbo bisa dibedah Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Sebanyak 14 bank BUMN dan swasta menjadi korban, dengan jumlah kerugian mencapai Rp14 triliun.

“Enam pelaku sudah kami tangkap dan ditahan. Mereka membawa bendera PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) Finance,” ungkap Kepala Biro Penerangan Mayarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, Senin (24/9).

Kelima tersangka merupakan petinggi SNP, terdiri atas direktur utama DS, direktur operasional AP, direktur keuangan RA, manajer akuntansi CDS, serta asisten manajer keuangan AS. “Proses penyelidikan dan penyidikan masih akan terus bergulir untuk upaya pembuktian selanjutnya,” tambah Prasetyo.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Komisaris Besar Daniel Tahi Monang Silitonga menambahkan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Bank Panin. Bank yang beroperasi sejak 1971 itu mengaku dibobol PT SNP sehingga menderita kerugian hingga Rp425 miliar.

PT SNP, terangnya, memanipulasi daftar kreditur kepada bank. Mereka mengakali daftar pembiayaan , ditambah, diubah, atau diulangi. Daftar itu kemudian diajukan ke beberapa bank.

Kelima tersangka ditangkap pada 14 September lalu. Penyidik kemudian menangkap lima tersangka yang merupakan pengurus perusahaan pada 14 September lalu. Sepekan kemudian giliran AS ditangkap. Para tersangka ditangkap di Jakarta. Sampai kemarin, polisi masih memburu pelaku lain, yakni LC, LD, dan SL, yang masih buron.

“Ketiga pelaku yang masih DPO berperan sebagai pemegang saham. Mereka juga yang membuat dan merencanakan pengajuan piutang fiktif yang dijaminkan ke 14 bank,” terangnya.

Para pelaku menjalankan operasional dan menggunakan uang hasil dari fasilitas kredit dengan jaminan dokumen fiktif, yakni daftar konsumen PT Cipta Prima Mandiri alias Columbia.

“PT SNP Finance juga mengajukan fasilitas kredit dengan cara yang sama ke 13 bank lain, swasta dan BUMN. Total kerugian 14 bank mencapai Rp14 triliun,” tandas Daniel. (Hym/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya