Kereta MRT Jadi Sasaran Vandalisme

Nicky Aulia Widadio
22/9/2018 15:23
Kereta MRT Jadi Sasaran Vandalisme
(ANTARA)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat turut serta menjaga fasilitas publik, termasuk Kereta MRT yang baru saja dicoret-coret oleh pelaku vandalisme. Anies mengingatkan bahwa kereta MRT dan sejumlah fasilitas publik lainnya di Jakarta dibeli dengan uang pajak yang berasal dari masyarakat juga.

"Bagi seluruh warga, lihat lah kereta MRT, LRT, Transjakarta sebagai barang milik kita juga. Itu adalah barang yang dibeli dengan uang pajak kita. Itu milik kita sendiri, bukan orang lain," ujar Anies di Universitas Indonesia, Sabtu (22/9).

Anies pun meminta agar masyarakat yang melihat tanda-tanda vandalisme agar segera melapor. Pasalnya, ini bukan kali pertama fasilitas publik di Ibu Kota menjadi sasaran tangan jahil. Ketika Underpass Mampang belum lama dioperasikan pun, dinding terowongan itu juga sempat dicoret.

"Saya ajak semua warga bila anda menyaksikan tanda-tanda vandalisme, laporkan," tegas Anies.

Tim keamanan dan kontraktor di Depo Lebak Bulus menemukan adanya coretan di salah satu badan kereta pada Jumat (21/9) ketika berpatroli sekitar pukul 07.30 WIB. Kereta yang dicoret ialah kereta nomor tiga di rangkaian kereta ke delapan yang dimiliki MRT.

Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah menuturkan pelaku vandalisme diduga masuk ke area Depo Lebak Bulus dengan memanjat dan melompati dinding pembatas. Kejadian ini pun tengah diusut oleh pihak kepolisian.

PT MRT Jakarta pun telah meminta kontraktor untuk menambah jumlah personil pengamanan, menambah intensitas patroli, menambah CCTV di dalam depo, dan meninggikan pagar depo di sisi-sisi yang dekat dengan area publik. Sebab, kereta dan area depo saat ini masih menjadi tanggung jawab dari pihak kontraktor.

Ada dua kontraktor di Depo Lebak Bulus, yakni Tokyu-Wika Join Operation (TWJO) yang bertanggung jawab atas area Depo dan Sumitomo Corporation untuk kereta. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya