Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA Properti Institute (JPI) mengingatkan pembangunan moda transportasi massal (MRT) di Jakarta harus memerhatikan aspek konektivitas antargedung untuk mengakomodasi pejalan kaki.
Direktur Eksekutif JPI Wendy Haryanto menjelaskan, pembangunan MRT baik untuk mereduksi tingginya volume kendaraan bermotor di jalan-jalan di Jakarta.
Namun, kata dia, jika sisi interkoneksi untuk pejalan kaki tidak terjadi di lapangan, justru akang menyumbangkan masalah pada lalu lintas.
Soal itu ia menjelaskan permisalan. Ada sekitar 45 ribu pekerja yang beraktivitas di kawasan yang ia sebut sebagai Segitiga Karet. Sekitar 20 datang dari wilayah lain.
"Kalau infrastruktur MRT itu nggak nyambung dengan gedung-gedung di sana ribuan orang itu akan tumpah di jalan," ujarnya di SCBD, Jakarta Pusat, Jumat (7/9).
"Lalu lintas akan menjadi macet nanti gara-gara orang nyebrang," terangnya.
Ia menegaskan bahwa regulasi yang ada saat ini tidak mendukung konektivitas yang dimaksud.
Wendy mengakui baik pihak MRT maupun pemilik atau pengelola gedung sudah duduk bersama. Namun kedua belah pihak belum memiliki kesamaan persepsi.
Pemilik gedung pada dasarnya sangat senang dengan adanya pembangunan MRT. Karena itu akan meningkatkan nilai properti mereka.
Namun pemerintah perlu memberikan insentif kepada pemilik gedung yang mau memberikan lahan mereka untuk pembangunan konektivitas seperti terowongan atau semacamnya.
Selain itu, Wendy mengatakan pemerintah daerah sering bersikap reaktif dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah mobilitas masyarakat.
Alih-alih membuat Jakarta lebih ramah bagi pejalan kaki dengan transportasi publik yang mumpuni, pemerintah daerah mengimplementasikan kebijakan yang memperkuat ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
"Akibatnya, warga harus menempuh perjalanan panjang di tengah padatnya lalu lintas dan menanggung tingginya biaya transportasi," ujarnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved