Jumlah Penumpang TransJakarta Tidak Turun Setelah Asian Games Berakhir

Yanurisa Ananta
04/9/2018 18:42
Jumlah Penumpang TransJakarta Tidak Turun Setelah Asian Games Berakhir
(MI/VICKY GUSTIAWAN)

JUMLAH penumpang TransJakarta tidak mengalami penurunan setelah Asian games 2018 berakhir pada Minggu (2/9) lalu. Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono mengatakan, hingga Senin (3/9) kemarin, jumlah penumpang harian TransJakarta mencapai 650 ribu penumpang atau masih lebih besar ketimbang jumlah penumpang sebelum Asian Games rata-rata 600 ribu per hari.

“Sampai saat ini, keterangkutan (ridership) kita 650 ribu sampai kemarin. Tidak turun. Hari ini kemungkinan 647 ribu berdasarkan data pagi,” kata Budi Kaliwono, Selasa (4/9).

Budi menambahkan, saat penyelenggaraan Asian Games jumlah penumpang TransJakarta sempat menembus angka 700 ribu. Adapun tahun ini TransJakarta menargetkan jumlah penumpang mencapai satu juta per harinya.

Budi memproyeksikan 80% pelanggan TransJakarta meningkat karena ada pengguna baru. Terutama pada bus-bus yang disediakan melayani lingkar luar Gelora Bung Karno (outer) dan bus untuk antarvenue di GBK (inner).

“Dari yang kita ukur, 80% yang naik di situ pelanggan baru TransJakarta. Jadi sebenarnya ini suatu potensi kita untuk punya prospek pelanggar yang sudah coba TransJakarta. Kita buat mindset orang busnya bikin nyaman dulu,” ungkap Budi.

Budi tidak menyebut kenaikan jumlah pelanggan ini disebabkan Asian Games atau karena kebijakan ganjil genap. Untuk sampai pada kesimpulan itu, menurutnya diperlukan kajian lebih jauh. Namun, Budi memastikan Asian Games berkontribusi dalam penambahan jumlah penumpang harian TransJakarta.

Ia menyebut, setiap GBK ramai maka seluruh koridor TransJakarta ikut ramai, bukan hanya koridor 1. Jika GBK sepi, begitu juga dengan koridor lainnya sepi.

“Setiap GBK ramai, seluruh koridor ramai. Bukan cuma koridor 1. Kalau GBK agak sepi hampir seluruh koridor turun. Berarti pengguna yang mengunjungi GBK bisa dibilang banyak yang menggunakan TransJakarta,” tuturnya.

Budi optimistis target satu juta penumpang sehari bisa tercapai. Terlebih, infrastruktur TransJakarta disebutnya siap mengangkut satu juta penumpang dalam satu hari. Asian Games menjadi ajang uji coba kesiapan halte, operasional bus, supir, pramudi dan layanan.

“Buat kita yang terpenting mencoba dulu. Itu yang paling penting. Kita selalu gaung-gaung, kita kejar sejuta. Kalau kita enggak coba, kita enggak tahu. Tapi angkut sejuta kami siap.” tandasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya