Kehabisan Uang di Jakarta, Seorang Mahasiswa Begal Tukang Ojek

Sumantri
30/8/2018 18:45
Kehabisan Uang di Jakarta, Seorang Mahasiswa Begal Tukang Ojek
(Ilustrasi)

GARA-GARA kehabisan uang, Handy Kariady Tamrin, 24, seorang mahasiswa di salah satu universitas di Palembang, Sumatra Selatan, yang merantau di Jakarta, membegal pengemudi ojek di Perumahan Budi Indah, Kelurahan Poris Gagak, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Akibatnya, korban yang diketahui bernama, Dedy Alfian, 41, dilarikan dan dirawat di RSUD Tangerang, karena mengalami luka tusuk di bagian tengkuk, punggung, dan tangan sebelah kiri lantaran berusaha melawan saat diserang.

Menurut Kapolsek Batuceper, Kompol Hidayat Iwan, peristiwa yang terjadi Kamis (30/8) dini hari, berawal ketika korban mangkal di sekitar Mal Ciputra, Jakarta Barat. Tiba-tiba datang pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang minta diantar ke Perumahan Budi Indah, Batuceper, Kota Tangerang.

Sesampai di lokasi, pelaku yang berkulit putih dan berbadan gemuk, minta kembali diantar ke Perumahan Mediterania II, Tanjung Duren, Jakarta Barat, dengan alasan telepon genggamnya tertinggal di sana.

Tanpa rasa curiga, korban menuruti. Namun sesampai tujuan, korban minta diantar kembali ke alamat semula di Perumahan Budi Indah. Setibanya di perumahan itu, pelaku langsung menyerang korban dengan cara menusukkan gunting ke tengkuk dan punggung korban.

Akibatnya, korban terjatuh. Melihat korbannya masih bergerak, pelaku menyerang kembali dengan menusukkan gunting ke bagian dada. Namun oleh korban gunting itu ditepis.

Seketika itu juga, pelaku berusaha membawa kabur sepeda motor Honda Revo B 4692 BIT milik korban. Sehingga oleh korban diteriaki maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan berusaha memberi pertolongan.

"Begitu melihat warga pada keluar rumah, pelaku panik dan menabrak mobil yang sedang parkir di sekitar lokasi," kata Kapolsek.

Alhasil, pelaku dibekuk dan diserahkan ke Polsek Batu Ceper untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku berbuat nekat karena ingin menguasai sepeda motor milik korban untuk dijual," kata Kapolsek.

Sementara itu, pelaku mengaku berbuat nekat karena kehabisan uang.

"Saya datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Tapi sebelum mendapat pekerjaan, uang saya sudah habis," kata Handy yang mengaku baru dua bulan di Jakarta dan kontrak rumah di wilayah Grogol, Jakarta Barat.

Adapun barang bukti yang disita petugas berupa satu buah gunting warna biru dan satu unit sepeda motor Honda Revo milik korban. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya