Ahok akan Evaluasi Pusat Komando Penanggulangan Kebakaran

Intan Fauzi
10/6/2015 00:00
Ahok akan Evaluasi Pusat Komando Penanggulangan Kebakaran
(Dok. MI)
PUSAT Komando Penanggulangan Kebakaran yang diresmikan Juni 2012 kini tak berjalan maksimal. Hotline 113 sudah tak berfungsi, fasilitas yang tersedia cenderung terbengkalai, dan sumber daya manusianya masih kurang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjanjikan akan segera mengevaluasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana terkait hal itu. Mengingat, pusat komando merupakan fasilitas pelayanan yang penting bagi masyarakat.

“Nanti kita bilang (ke Kepala Dinas Pemadam Kebakaran). Mesti dievaluasi itu,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

Seperti diketahui, software hotline 113 yang rusak mengakibatkan nomor darurat kebakaran itu tak dapat dihubungi. Masyarakat masih harus menghubungi Kantor Sudin Damkar di wilayahnya masing-masing jika terjadi kebakaran padahal nomor 113 lebih mudah mereka hafal.

Di balik telepon, Anda hanya akan mendapatkan jawaban, “Anda telah terhubung dengan call center pemadam kebakaran Provinsi DKI Jakarta. Maaf petugas kontak center kami sedang melayani, mohon tunggu." dan tak pernah terhubung dengan petugas call taker pusat komando.

Di samping itu, 10 komputer yang sudah tersedia untuk memantau kebakaran di lima wilayah DKI Jakarta pun tak semuanya digunakan. Bahkan dua monitor besar dan satu running text LED display pun hanya terpajang di depan ruangan. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya