Sebelum Putri, Kakaknya Ditemukan Pertama Bersimbah Darah
Aedy Azeza Ulfi
09/6/2015 00:00
()
PUTRI ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup dan tergorok di leher pada Minggu (7/6) sore pukul 15.30 WIB di rumahnya yang berlokasi di Jalan Mesjid Albaidoh RT 3/5 Kelurahan Sudimara Asih Kecamatan Ciledug, Tangerang.
Sebelum Putri, Rizky, kakak kandung korban, ditemukan terlebih dahulu.
Menurut saksi mata inisial L, 45, warga Kampung Duku, awalnya terdengar suara teriakan laki-laki (Rizky). Kemudian L mencari sumber suara dan berasal dari rumah Putri.
"Saya cari sumber suara dan lihat R di depan pintu terkapar bersimbah darah," ujar L, Selasa (9/6).
L melanjutkan, ketika Rizky ditanyai setelah ditemukan bersimbah darah, Rizky tak menjawab. Kemudian L melihat dari luar ada pasang kaki wanita yang kelihatan separuhnya di balik tembok.
L menanyakan kaki yang dia lihat milik siapa, Rizky tak menjawab. Lalu L menanyai satu per satu keberadaan keluarganya. L mengatakan, R hanya menjawab keluarga tidak ada. "Enggak ada, ibu enggak ada, bapak enggak ada, Putri juga enggak ada," sebut L sambil menirukan Rizky, Senin (8/6)
L menambahkan, ketika masuk ke dalam melihat Putri sudah tak bernyawa. "Saya tidak tahu, kata R bahwa P tidak ada itu maksudnya tidak ada di rumah atau sudah tidak ada di dunia," pungkasnya.
Putri ditemukan tewas kemarin sore (7/6) pukul 15.30 WIB dengan posisi badan tertelungkup dengan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, anak perempuan 13 tahun itu masih menggunakan handuk. Putri sedang bersama Rizky, kakak korban yang juga terluka di bagian leher.
Rizky saat ini dalam kondisi kritis, namun sudah sadar. Rizky yang kerap disapa Buyung itu dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat memberikan keterangan terkait dengan tewsnya Putri karena belum dapat berbicara. (Q-1)