M Taufik Yakin Gerindra Usulkan Dirinya Sebagai Wagub DKI

Nicky Aulia Widadio
26/8/2018 13:29
M Taufik Yakin Gerindra Usulkan Dirinya Sebagai Wagub DKI
()

KETUA DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik percaya diri namanya akan diusulkan oleh Gerindra sebagai calon wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno. Menurut Taufik, Gerindra sejauh ini tidak bersedia memberikan kursi wakil gubernur kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Dari Gerindra, M Taufik," ujar Taufik menyebut namanya sendiri, ketika dihubungi, Minggu (26/8).

Taufik meminta PKS untuk mengikuti prosedur pengajuan nama calon wagub sesuai Undang-Undang, yakni satu calon berasal dari Gerindra dan satu calon lainnya dari PKS. Taufik pun mengaku tidak ada pesan khusus dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait polemik ini.

"Sudah lah, ikut Undang-Undang saja, masing-masing ngusulin satu calon. Masing-masing percaya diri serahkan nama ke Anggota DPRD untuk dipilih. Pak Prabowo juga tidak (beri) pesan khusus, sesuai UU aja," tambah Taufik.

Alih-alih mengamini keinginan PKS, Taufik justru menyindir PKS 'haus jabatan'. Menurutnya, proses pengunduran diri Sandiaga saja belum tuntas, namun PKS sudah buru-buru mendesak Gerindra menyerahkan kursi wakil gubernur.

Taufik mencontohkan, ketika dirinya diminta menandatangani surat kesepakatan yang disodorkan Wakil Sekretaris Jendral PKS Abdul Hakim ketika mereka berada di ruang tunggu VIP, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Dengan tanda tangan, Taufik diminta menyetujui dua usulan nama calon wagub DKI dari PKS yakni Mardani Ali Sera dan Nurmansjah Lubis.

Menurut Taufik, momen itu terjadi 10 menit sebelum pendaftaran Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai bakal calon Presiden dan Wakil Presiden RI. Bila Taufik tidak menandatangani, PKS mengancam juga tidak akan menandatangani pengusungan Prabowo-Sandiaga.

"Kenapa sih nafsu-nafsu, kayak haus banget sama jabatan. PKS ini ya, orangnya belum mati udah minta diganti. Waktu minta tandatangan saya kan 10 menit belum pendaftaran (bakal calon presiden dan wakil presiden). Kuburannya masih basah, (PKS) udah ribet," jelasnya.

Kursi wakil gubernur DKI saat ini masih kosong sepeninggal Sandiaga Uno. Pengunduran diri Sandiaga akan diumumkan melalui rapat paripurna pada Senin (27/8). Setelah itu, DPRD akan bersurat ke Kementerian Dalam Negeri agar pengunduran diri Sandiaga Uno ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo. (OL-7)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya