Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) DKI Jakarta Peduli Lingkungan kembali menginjeksi Kali Sentiong dengan mikroba. Hal itu dilakukan untuk mengurangi bau menyengat yang kembali menyeruak di sekitar Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ketua Kagama DKI Jakarta Peduli Lingkungan, Sodiq Suhardianto, mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya mendapat laporan Kali Sentiong kembali berbau menyengat dari petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA). Setelah disurvei, bau kembali menyengat lantaran air laut mengalami pasang sehingga air tidak mengalir ke laut, justru mundur ke arah hilir.
"Laporan mulanya dari Petugas SDA. Seharusnya memang jadwal untuk injeksi mikroba juga tapi saya kaget kok tidak seperti biasa. Kok menyengat lagi. Di urut hingga ke hilir baunya luar biasa karena dari laut sana sedang pasang," kata Sodiq saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (25/8).
Injeksi mikroba sejatinya dilakukan rutin sebelum dan selama Asian Games 2018. Kagama sudah menginjeksi mikroba ke Kali Sentiong sebanyak 4 kali sebanyak 2.000 liter mikroba di setiap penindakan. Selama penyelenggaraan Asian Games, Kagama masih harus menginjeksi mikroba sebanyak dua kali lagi sebanyak 5.000 liter sekali injeksi.
Cairan mikroba mengandung probiotik asam laktat. Empat bakteri yang terkandung mampu menekan bakteri dalam limbah-limbah yang menyebabkan bau. Diprediksi Kagama akan menginjeksi mikroba ke Kali Sentiong hingga akhir Asian Games 2018 sebanyak 18.000 liter dari semula direncanakan 15.000 liter.
"Dalam hal ini kita bekerja sama dengan LIPI dan satu pihak lagi yang tiap pagi dan sore menginjeksi mikroba 10 liter tiap pagi dan sore," ucapnya.
Injeksi mikroba ini pun tidak murah. Sodiq menjelaskan, satu liter mikroba dijual di pasaran Rp100 ribu per liter. Mikroba diambil dari perusahaan Bio Technology Indonesia yang sudah memproduksi mikroba 15 tahun.
"Ada separuh yang volumenya separuh dari volume. Ada dermawan-dermawan yang ikut menyumbangkan dana. Selain itu kita juga kerjasama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Lingkungan Hidup (LH)," katanya.
Saat ini, lanjut Sodiq, bau kali Sentiong sudah tidak separah beberapa waktu lalu. Sodiq melanjutkan situasi kemarin bila tidak langsung ditindak maka bau menyengat diprediksi akan tercium hingga wisma atlet dalam tiga hari. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved