Angkutan Umum Keluhkan Molornya Peresmian Terminal Pulo Gebang
Damar Iradat
01/6/2015 00:00
(MI/IMMANUEL ANTONIUS)
PARA sopir angkutan umum yang sudah beroperasi di Terminal Pulo Gebang mengeluh. Alasannya, hingga saat ini terminal Pulo Gebang tak kunjung beroperasi secara resmi.
Hingga saat ini, teminal Pulo Gebang memang belum beroperasi secara resmi. Namun, terlihat beberapa angkutan umum seperti angkot, bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) sudah mulai lalu lalang.
"Saya sudah disuruh beroperasi di sini sejak 2013, tapi ya sampai sekarang kalau mau nunggu penumpang di sini susah. Belum beroperasi sih ini terminal," ujar Sobirin, sopir Metromini 42 Pondok Kopi - Pulo Gadung, Senin (1/6).
Senada dengan Sobirin, Amal, sopir angkot 29, juga mengungkapkan keluh kesahnya. Selama ini, angkot 29 memang diinstruksikan untuk menunggu penumpang di Terminal Pulo Gebang.
"Susah ngejar setoran kalo ngetem di terminal (Pulo Gebang). Kalau belum beroperasi, penumpang tak akan datang ke sana dan para sopir jadi susah," tuturnya.
Secara fisik, bangunan terminal yang diklaim sebagai yang paling besar se-Asia Tenggara itu tak memiliki masalah untuk tidak beroperasi. Bangunan terminal bisa dikatakan layak untuk beroperasi.
Seperti pantauan, bangunan 5 lantai ini memang masih sepi pengunjung. Kios-kios pusat perbelanjaan yang rencananya akan ada pun belum terlihat ada aktivitas.
Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kepastian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kapan terminal Pulo Gebang akan dioperasikan secara resmi.
Sebelumnya, Terminal Pulo Gebang direncanakan bakal diresmikan pada 5 Mei lalu, namun sempat ditunda ke tanggal 27 Mei. Namun pada 27 Mei, Terminal Pulo Gebang juga batal diresmikan.
Rabu diresmikan
Terkait dengan itu, Kepala UPT Terminal
Pulo Gebang A Round Sitanggang mengatakan bahwa sejatinya terminal itu akan
diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama pada Rabu nanti.
"Sampai
hari ini rencana peresmian tanggal 3 Juni. Semoga tidak ada penundaan
lagi," tukas Round , di
terminal Pulo Gebang, Jalan Sentra Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (1/6) .
"Tergantung
gubernur sebetulnya kalau peresmian. Kalau saya lihat penyesuaian waktu
dengan gubernur yang cukup sulit," paparnya.
Round juga
menegaskan dari sisi konstruksi bangunan terminal tak memiliki kendala
untuk diresmikan. Bahkan, dia percaya seharusnya terminal Pulo Gebang
sudah lama harus diresmikan.
"Dari infrastruktur tidak ada
masalah kok. Bangunan sudah bagus dan siap beroperasi secara resmi.
Mungkin gubernur prioritaskan yang lebih penting. (Q-1)