Sikap Antikritik Anies Dianggap Melecehkan Dirinya Sendiri

Yanurisa Ananta
22/8/2018 21:18
Sikap Antikritik Anies Dianggap Melecehkan Dirinya Sendiri
(MI/Ramdani)

SIKAP Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang anti terhadap kritik DPRD dinilai Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia Riant Nugroho melecehkan dirinya sendiri. Pasalnya, sebagai penganut pemerintahan demokratis seharusnya Anies lebih bisa berdialog dengan DPRD tanpa harus membalas lawan kritik.

"Kalau dia tidak mau mendengar kritik artinya Anies telah melakukan pelecehan terhadap sistem demokrasi karena dengan begitu Anies mirip pemimpin di zaman feodal," kata Riant saat dihubungi, Rabu (22/8).

Sebelumnya, Anies dikritik DPRD lantaran hobi membentuk tim. Tercatat, ada 14 tim hasil bentukan Anies. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono berpendapat pembentukan tim berpotensi berbentrokan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang sudah ada juga merupakan pemborosan.

Sebagai balasan, Anies meminta awak media untuk membandingkan hasil kerja dirinya dengan hasil kerja DPRD yang melakukan kunjungan kerja (kunker). Cara berkomunikasi ini dinyatakan Riant akan berimplikasi kepada masyarakat.

"Masyarakat mengalami kemalangan karena memiliki pemimpin yang tidak bisa diajak bicara. Diajak bicara dengan elite saja tidak bisa. Apalagi masyarakat, masyarakat menjadi aktor yang ditinggal," jelas Anies.

Kendati demikian, Riant menyebut sifat antikritik sedari dulu mewabah pemimpin di seluruh Indonesia. Namun bukan berarti hal iti dibenarkan. Menurut Riant masih ada cara untuk Anies berkomunikasi dengan DPRD.

"Bisa melalui pertemuan resmi atau secara tidak resmi. Sehingga ada dialog." pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya