MRT Ajukan Dana Rp1,3 triliun untuk Tutupi Pembengkakan

Putri Anisa Yuliani
28/5/2015 00:00
MRT Ajukan Dana Rp1,3 triliun untuk Tutupi Pembengkakan
( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
ASISTEN Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan (Asbang) Mara Oloan Siregar mengungkapkan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengajukan dana sebesar Rp1,3 triliun kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dana ini untuk menutupi biaya pembengkakkan dana operasional akibat terlambatnya pengerjaan MRT di jalur Fatmawati.

Menurut Oloan, dana ini diajukan juga untuk memenuhi peningkatan standar baja rangka stasiun dan jalur MRT. Tidak hanya itu, dana ini juga digunakan untuk menerapkan sistem bangunan tahan gempa. Meskipun demikian, pengajuan ini tidak lantas disetujui. Sebab, pengajuan ini didasarkan pada perhitungan yang dilakukan oleh konsultan pembangunan dari Jepang.

Oloan menegaskan MRT harus memiliki perhitungan sendiri yang bisa diajukan kepada Pemprov. "Memang jadi konsultan itu yang ajukan ke MRT dan MRT ajukan ke kami. Tapi kami minta mereka hitung dulu rincian dari mereka. Mereka minta secepatnya ya kami balikkan lagi kalau kalian cepat hitung ya kami juga cepat kasih," ujar Oloan di Balaikota, Kamis (28/5).

Pengajuan dana tersebut turut dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budihartono. Ia pun sampai saat ini akan menunggu hasil perhitungan dari pihak MRT. Jika jadi diberikan, dana tambahan itu akan diajukan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

"Nanti bisa kita ajukan di APBDP," kata Heru. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya