Suplai Air Asian Games Terjamin

(Ssr/Aya/Nic/J-1)
16/8/2018 03:45
Suplai Air Asian Games Terjamin
(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

ASIAN Games tinggal dua hari lagi. Perusahaan penyedia layanan air bersih di kawasan timur dan sebagian utara Jakarta, PT Aetra Air Jakarta, menjamin suplai air ke Wisma Atlet, Kemayoran.

Penegasan itu disampaikan Presiden Direktur Aetra, Mohamad Selim, di sela-sela peresmian selesainya pembangunan Pompa Tekan dan Reservoir Sunter di seberang Taman BMW, Jalan Sunter Permai Raya, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (15/8). Peresmian dilakukan Sekretaris Daerah Pemprov DKI Saefullah.

"Aetra bertanggung jawab memastikan kuantitas, kualitas, dan kontiniutas suplai air bersih bagi semua pelanggan, termasuk saat gelaran event Asian Games seperti sekarang," papar Selim.

Aetra memasok air bersih untuk Wisma Atlet Kemayoran yang terdiri dari 5.494 unit di Blok D dan 1.908 unit di Blok C. Kalau satu unit diisi dua orang, total penghuni sekitar 15 ribu. "Ketersediaan kebutuhan air bersih pada Wisma Atlet ini sepenuhnya disuplai Aetra," imbuhnya.

Pembangunan booster pump (pompa tekan) dan reservoir (tandon air) Sunter akan memberikan peningkatan kontiniutas suplai dan tekanan air bagi pelanggan di area Martadinata, Gunung Sahari, Pademangan, kawasan Ancol, serta kawasan Kemayoran (P2KK).

Para pelanggan Aetra menyambut baik pembangunan pompa tekan dan reservoir Sunter yang menjamin aliran air bersih nonsetop 24 jam.

"Saat ini air mengalir 24 jam penuh, kebutuhan kami tercukupi dengan baik," ucap Hamzah, warga Pade-mangan.

Aetra menginvestasikan dana lebih Rp 20 miliar untuk pembangunan pompa tekan dan reservoir Sunter yang merupakan bagian dari rencana induk. Kapasitas pemompaan mencapai 800 liter/detik dan kapasitas reservoir 2.500 meter kubik.

"Secara teknis, PAM Jaya dan mitra sudah siap mendukung kuantitas, kualitas, dan kontinuitas air yang cukup untuk Asian Games di Jakarta," tambah Direktur Utama PAM Jaya Erlan Hidayat.

Direktur Teknis PAM Jaya Barce Simarmata mengatakan, total penambahan pasokan air untuk gelaran Asian Games sebesar 100 lps -120 lps (liter per detik) per hari. Diprediksi air yang dikonsumsi selama Asian Games sekitar 10 ribu-11 ribu kubik per hari dengan asumsi 1 lps sama dengan 86,4 meter kubik.

"Kurang lebih total supply seluruhnya 110 lps-120 lps berdasarkan sisi kapasitasnya. Artinya, standby input masuk. Ini setiap hari akan kita pantau," kata Barce.

Dari 51 venue Asian Games, 16 venue merupakan pelanggan PAM, 27 venue pelanggan tidak langsung PAM yang dilayani melalui meter induk ke pengelola kawasan atau BLU Setneg (GBK, Ancol, dan Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran), dan delapan venue pengguna air tanah.

Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum. Pembentukan tim ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1149 Tahun 2018 yang ditandatangani 10 Agustus 2018.

Tim bertugas untuk meng-evaluasi kebijakan tata kelola air minum. Pasalnya, kebijakan itu perlu disesuaikan dengan putusan Mahkamah Agung Nomor 31K/Pdt/2017 yang memerintahkan Pemprov DKI menghentikan kebijakan swastanisasi air.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya