Lagi, Warga Bekasi Temukan Beras Diduga Sintetis

Gana Buana
21/5/2015 00:00
Lagi, Warga Bekasi Temukan Beras Diduga Sintetis
(Antara)
AGATHA Fransisca, 17, warga Rawa Pasung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, mendatangi Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkorp) Kota Bekasi, Kamis (21/5). Ia mengaku telah mengonsumsi beras yang diduga sintetis sejak dua bulan lalu.

Menurut penuturannya, beras itu dibeli sebanyak 1 karung untuk persediaan makan sehari-hari. Kali itu, Agatha membeli beras tersebut di toko di Harapan Baru, Kota Bekasi. Ia mengaku membeli beras seberat 10 kilogram dengan harga Rp125 ribu. Dirinya baru menyadari ciri-ciri beras sintetis sama dengan beras yang dibeli dari pemberitaan media massa.

"Sebetulnya saya memang sudah sempat merasakan beras yang saya beli ketika dimakan berbeda. Bila dicium akan berbau plastik," jelas Agatha di depan plaza Pemerintahan Kota Bekasi, Kamis (21/5).

Menurut dirinya, selain bau plastik, saat dilarutkan ke dalam air untuk dicuci, air rendamannya cenderung jernih. Tak ada perubahan warna menjadi keruh.

Berdasarkan pemantauan, Agatha datang ke Pemkot Bekasi dengan membawa bukti-bukti yang dimilikinya. Seperti, beras satu plastik, nasi hasil beras yang sudah dimasak dan karung beras di mana dirinya membeli beras.

Saat mengadu ke Disperindagkop, Agatha diminta untuk membawa lebih banyak lagi bukti beras yang ada di rumahnya. Kedatangan Agatha ke Pemkot Bekasi diakuinya hanya untuk memastikan beras tersebut apakah benar atau tidak.

"Masih ada satu panci lagi sisanya di rumah," tukasnya.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya