Dinsos DKI Kerahkan 425 Petugas Jaring PMKS saat Asian Games 2018

Yanurisa Ananta
13/8/2018 21:04
Dinsos DKI Kerahkan 425 Petugas Jaring PMKS saat Asian Games 2018
(Dok. MI)

DINAS Sosial (Dinsos) DKI Jakarta kerahkan 425 petugas guna menjaring penyandang masalah kesejahteraan sosial jalanan (PMKS) saat pelaksanaan Asian Games 2018. Petugas pelayanan, pengawasan dan pengendalian sosial (P3S) akan disebar di 284 lokasi yang rawan PMKS jalanan siang dan malam.

“Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, petugas kami juga akan mobile ke venue-venue yang menjadi tempat dilaksanakannya Asian Games," ujar Kepala Dinsos DKI Irmansyah, Senin (13/8) saat memimpin apel pengendalian sosial petugas P3s di Kantor Dinsos DKI.

Selain berjaga di area-area rawan PMKS, petugas juga bergerak ke rute-rute yang dilalui atlet dan official untuk menekan aktivitas PMKS agar tidak melakukan aksinya di kawasan tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan pemetaan dan perencanaan dalam rangka pengendalian PMKS jalanan.

Petugas akan meningkatkan intensitas pengawasan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Convention Center (JCC), JIExpo Kemayoran, Ancol, Stadion Baseball Rawamangun, Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park Pulo Mas, GOR POPKI Cibubur, TMII, Pondok Indah Golf, dan Stadion Pertamina Simprug.

"Pengawasan titik itu tujuannya agar Jakarta nyaman dan kondusif selama pelaksanaan Asian Games. Selain di titik itu, kami tetap melakukan pengawasan di tempat-tempat rawan lainnya," kata Irmansyah.

Ia juga mengatakan, tempat-tempat rawan yang menjadi aktivitas PMKS itu sekarang mengalami pergeseran ke tempat pemukiman warga dan tempat keramaian seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Pasar Tradisional, Tempat Pemakaman Umum (TPU), Mall, dan tempat-tempat peribadatan.

PMKS yang terkena penjangkauan petugas akan diberikan pembinaan di panti-panti yang sesuai dengan jenis permasalahan sosialnya. Selain itu, akan dilakukan pemulangan ke daerah asal atau ke pihak keluarga. Penanganan PMKS juga dilakukan bersama dengan Dinas Sosial Provinsi lainnya yang menjadi Mitra Praja Utama.

"Penjangkauan PMKS akan terus menerus kami lakukan untuk menekan jumlah mereka, kemudian juga untuk memberikan perlindungan dan penyelamatan agar tidak terjemurus ke dalam permasalahan yang lebih kompleks," tutur Irmansyah. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya