Gembong PCC Dikenal Sebagai Sosok Dermawan

Sumantri
08/8/2018 20:56
Gembong PCC Dikenal Sebagai Sosok Dermawan
(Ilustrasi--thinkstock)

POLRES Bandara Soekarno Hatta, juga menggrebek pabrik rumahan di Kavling DPR, RT 006/001, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang digunakan untuk memproduksi Pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Selain itu petugas juga mengamankan 10 otang yang diduga terlibat di dalamnya.

Menurut Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Victor Togi Tambunan, penggrebekan itu berawal dari kecurigaan petugas Bandara Soekarno-Hatta atas kiriman paket di dalam kardus dengan tujuan Makasar, Sulawesi Selatan pada bulan Juli 2018/lalu

Setelah dilakukan penyelidikan, kata Kapoltlres, ternyata ribuan butir pil itu mengandung PCC yang masuk katagori narkotika golongan 1. Akibatnya, kata Kapolres, kasus itu dikembangkan hingga ke penerima barang di Makasar. "Penerima Barang itu atas nama AMR. Dia kami ciduk di rumahnya di Makassar," kata Kapolres.

Begitu dikembangkan,kata kapokres, petugas menangkap tiga orang pelaku lainnya yang mebirim barang tersebut. Mereka adalah AB, IK dan IK dengan barang bukti 5 paket seberat 220 Kg.

Kemudian dari tiga orang itu, kata kapolres mengembang lagi keketiga pelaku lainnya, masing-masingl SY, SL dan TL "" Dari semua yang kami tangkap, ternyata yang produksi barang itu ada TL.""kata Kapolres

Akibatnya TL (Tarlani) selaku pemodal udaha gelap itu ditangkap bersama dua orang karyawannlainnya, yaitu RN dan AF. "Dari sini petugas juga medapat satu nama lagi, yaitu mulyadi, sebagai pemasok barang baku PCC dj Jakarta Barat," kata Kapolres.

Dihadapan petugas Tarlani mengaku memproduksi pil PCC sejak Mei 2018 lalu. Dalam sehari, ia mampu memproduksi 30 ribu pil, sehingga dalam satu bulan ia mendapatkan omset sekutarbRp 9 miliar lebih. "TL ini dulunya pengusaha jamu. Tapi setelah bangjrut ia melakukan bisnisngelap itu," kata Kapolres.

Namun dilingkungannya, Tarlani dikenal sebagai sosok yang dermawan.sehingga para tetangganya tidak menduga jika tarkani melakukan bisnis gelap.

"Pak haji orangnya baik dan terbuka dengan siapapun, kita tak menyangka ada kegiatan kaya gini. Dia juga dikenal dermawan, karena itu pak haji ditunjuk sebagai ketua panitia pembangunan masjid di wilayah kita," ujar Joko, Ketua RT 6. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya