Musim Kemarau Mulai Pengaruhi Pasokan Air Palyja

Yanurisa Ananta
08/8/2018 20:48
Musim Kemarau Mulai Pengaruhi Pasokan Air Palyja
(MI/RAMDANI)

MEMASUKI musim kemarau, pasokan air PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) mulai berkurang. Kualitas air Kali Krukut yang merupakan salah satu sumber air baku Palyja mulai mengalami penurunan karena musim kemarau.

"Hal ini akan mengganggu suplai air bersih ke pelanggan," kata Lydia Astriningworo Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja, Rabu (8/8).

Penurunan pasokan itu sudah terdeteksi sejak awal Agustus lalu. Dari hasil penelitian terpantau konsentrasi ammonium di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cilandak, Jakarta Selatan sudah melebihi ambang batas maksimum.

Ammonium sejatinya hanya satu dari beberapa polutan di dalam air. Dengan berkurangnya jumlah air hujan, artinya jumlah ammonium akan semakin kental. Alhasil, kualitas air menurun. Agar tetap memenuhi kualitas air yang memenuhi standar, Palyja akan melakukan penurunan produksi. Dari semula produksi sebesar 400 liter per detik (lps) menjadi 250 lps

"Palyja akan melakukan penurunan produksi dari 400 lps menjadi 250 lps sesuai dengan kapasitas maksimum ammonium yang dapat diolah oleh IPA Cilandak," imbuhnya.

Upaya lainnya, Palyja melakukan proses penambahan kadar udara pada air (aerasi) guna mengurangi konsentrasi ammonium di IPA Cilandak.

Adapun area yang terdampak, yaitu Karang Anyar, Kartini, Mangga Dua Selatan, Gambir, Mangga Dua Selatan, Petojo Utara, dan Duri Pulo. Juga Jati Padang, Pasar Minggu, Tanjung Barat, Ragunan, Cilandak Timur, Kebagusan, Tanjung Barat, Pejaten Timur, Pejaten Barat, Kalibata, Gandaria Selatan,

Serta Cilandak Barat, Cipete Selatan, Lebak Bulus, Pondok Pinang, Kebayoran Lama Selatan, Gandaria Utara, Cipete Utara, Pulo, Cipete Selatan, Gandaria Utara, Melawai, Pela Mampang, Petogogan, Cipete Selatan, Pancoran, Duren Tiga, Cikoko, Kalibata, Pengadengan, Rawa Jati, Pejaten Timur, Banka, Pejaten Barat.

"Palyja memohon maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi. Kami akan menginformasikan perkembangannya secara berkala." ujar Lydia.

Palyja menyiagakan armada mobil tanki untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti rumah sakit dan rumah ibadah untuk memasok air bersih ke beberapa wilayah pelayanan Palyja. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya