Tim Pertimbangan Monas Bentukan Anies Diusulkan Dapat Honor Rp461 Juta

Nicky Aulia Widadio
07/8/2018 19:53
Tim Pertimbangan Monas Bentukan Anies Diusulkan Dapat Honor Rp461 Juta
(ANTARA/Galih Pradipta)

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengusulkan anggaran untuk honor Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monumen Nasional sebesar Rp461 juta. Usulan itu ditujukan untuk APBD Perubahan 2018 yang tengah dibahas Pemprov dengan DPRD DKI.

"Pelayanan Monas ada kegiatan baru, jadi di Monas ada Tim Pertimbangan Pemanfaatan, tim terserbut perlu dikasih insentif Rp 461 juta," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/8).

Asiantoro menyampaikan ke anggota dewan bahwa honor sebesar Rp461 juta itu dihitung untuk waktu kerja selama delapan bulan pada tahun ini.

Tim Pertimbangan dibentuk Gubernur DKI Anies Baswedan melalui Keputusan Gubernur Nomor 276 Tahun 2018 tentang Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monumen Nasional. Kepgub itu menyusul kebijakan Anies membolehkan kembali area Monas bagi kegiatan masyarakat.

Dalam Kepgub disebut, tim bertugas melakukan penelitian dan penilaian terhadap dokumen dan persyaratan, serta kelayakan penyelenggaraan kegiatan atau acara di kawasan Monumen Nasional. Penelitian itu dituang dalam laporan dan dibuat pertimbangan serta rekomendasi ke gubernur.

Gubernur Anies, Wakil Gubernur Sandiaga Uno, dan Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata duduk sebagai pembina. Ketuanya, Sekretaris Daerah serta Wakil Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menjabat sekretaris.

Anggotanya ada Badan Pengelola Aset Daerah, Badan Pajak dan Retribusi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, UPK Monas, Biro Perekonomian Setda, Kementerian Sekretariat Negara, Polda Metro Jaya, serta Kodam Jaya.

Selain itu, ada unsur non-pemerintahan, yakni Anhar Gonggong, JJ Rizal, dan Asro Kamal Rohan. Ketika dikonfirmasi pada April 2018 lalu, Budayawan Anhar Gonggong mengaku terkejut dan merasa tidak pernah dimasukkan dalam tim apa pun. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya