Begal Dengan Umpan Anak Dibawah Umur Ditembak Mati

Sumantri
06/8/2018 21:55
Begal Dengan Umpan Anak Dibawah Umur Ditembak Mati
(Ilustrasi)

SATU dari empat pelaku pembegalan nasabah Bank yang menggunakankan umpan anak dibawah umur, di tembak mati oleh petugas Polres Metro Tangerang di Taman Potret, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.

Pasalnya ketika diminta menunjukkan dimana saja tempat mereka beraksi, berusaha kabur dan melawan petugas.

Pelaku yang ditembak mati adalah, Junaidi,35. Sedangkan dua orang lainnya, Agus Suryadi,40 dan Fernando,31, beserta AS pelaku yang dibawah hmur (12) diamankan di Polres Metro Tangerang. "" Keempat orang ini berasal daru Lampung. Mereka merupakan jaringan begal yang dalam aksinya selalu mengumpan anak dibawah umur untuj mengelabuhi korbannya,"' kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan, kemarin sore.

Peristiwa itu, kata kapolres, berawal ketika korban yang pasangan suami istri, RD,75 dan TR, 65 sedang mengambil gaji pensiunan guru di Bank Rakyat Indonesia, Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang, sebesar Rp 10 juta.

Sepulang dari Bank, mereka hendak pulang ke rumahnya di wilayah Cibodas Kota Tangerang dengan mengendarai Angkutan Kota R-01.

Saat turun dari angkot dan akan nyambung ke angkutan lain, kata Kapolres, datang mobil Avanza warna putih, B 1861 PRB menghamiprinya. Salah satu dari empat orang pelaku turun dan meminta kepada pasangan suami istri agar naik, karena mereka akan mengantarkan anak kecil (pelaku dibawah umur) ke wilayah yang sama atau Cibodas.

Mendapat tawaran, kata Kapolres, korban tidak curiga dan lansung mengikutinya. Di dalam mobil korban langsung dibekab dan dianiya, bahkan juga diancam akan dibunuh bila melawan. "" Selain dianiaya mereka juga dibawa mutar-mutar dan dibuang di wilayah Cikande, Serang,"" kata Kapolres.

Dalam keadaan kritis, korban ditemukan oleh warga. Selain dilarikan ke rumah sakit terdekat, oleh warga kasus itu dilaporkan Ke Polres setempat yang kemudian melimpahlannya ke Polres Metro Tangerang untuk ditindak lanjuti.

Hasil dari olah TKP, kata Kapolres, petugas mendapatkan rekaman CCTV , bahwa dalam menjalankan aksinya pelaku membawa mobil Toyota Avanza warna putih B 1861 PRB. "" Berangkat dari nomor polisi itu, kami bekerjasama dengan Direktorat Kriminal Umul Polda Metro Jaya untuk mengindentifikasi nomor dan rangka mobil tersebut,"" kata Kapolres.

Sehingga, katanya, mobil itu diketahui milik salah satu rent car di wilayah Kota Tangerang. "Begitu kami datangi Rent Car tersebut, kami mendapatkan identitas pelaku. Ternyata ketiga oran pelaku itu adalah residivis yang kerap keluar masuk pebjara,"' kata Kapolres.

Bahakan baru-baru ini, kata Kapolres mwreka juga beraksi dengan modus yang sama, yaiti dua kali di wilayah Bogor, dua kali dibPasar Rebo, Jakarta, Dua kali di Depik, satu kali di Cilengon dan tiga kali di Tabgerang.

" Dalam me jalankan aksinya mereka tidak segan-segan melui korban,"' kata Kapolres. Sedangkan pelaku yang dibawah umur, sengaja mereka bina untuk dijadikan mangsa. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya