Pemprov DKI Kandangkan 12 Bus Berasap

Selamat Saragih
06/8/2018 21:25
Pemprov DKI Kandangkan 12 Bus Berasap
(MI/Susanto)

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengklaim pihaknya sudah memerintahkan agar sebanyak 12 bus sedang dikandangkan. Pengandangan dilakukan atas perintah Sandi langsung. Karena bus-bus tersebut mengepulkan asap pekat saat melintas di jalan raya.

"Saksi mata atas pelanggaran bus itu adalah saya sendiri ketika lari olah raga. Makanya langsung saya perintahkan agar bus sedang itu ditindak tegas dikandangkan," ungkap Sandi.

Menurut dia, pihaknya sudah menyampaikan pesan bahwa satu dua bulan olah raga lari. Jadi  saya sudah mengandangkan lebih dari 12 unit Kopaja dan bus sedang atau Metromini yang melanggar dan ngebul gitu," ujar Sandi, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/8).

Dia mengatakan, langkah itu merupakan upaya mengurangi emisi gas buang di Jakarta. Apalagi dalam waktu dekat Pemprov DKI akan menghadapi Asian Games 2018. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berupaya memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

Dia berharap menjelang Asian Games terjadi penurunan polusi udara di wilayah Jakarta. Namun sampai kini belum stabil kadar pencemaran udara Jakarta.

"Ordernya sangat jelas dan tegas bahwa kualitas udara kita yang terbaik di Jakarta dan untuk yang melanggar ketentuan akan ditindak tegas dan istilahnya dikandangkan," kata Sandi.

Upaya lain yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk memperbaiki kualitas udara adalah menerapkan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor pelat ganjil dan genap, kata Sandi. Dia mengatakan, ganjil genap bukan hanya untuk mengurangi kemacetan saat Asian Games.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebelumnya mengatakan, kualitas udara di Jakarta membaik setelah kebijakan ganjil genap diterapkan. Hasil pantauan kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, menunjukkan konsentrasi CO menurun 1,7 persen, konsentrasi NO turun 14,7 persen, dan konsentrasi HC turun 1,37 persen.

Menurut Anies, hasil pantauan pihaknya di Stasiun DKI 2 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menunjukkan adanya penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15 persen, konsentrasi NO turun 7,03 persen, dan NO2 turun sebesar 2,01 persen.

Sementara itu, konsentrasi CO terpantau menurun 1,12 persen dan NO sebesar 7,46 persen di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya, Jakarta Timur. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya