Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja Kota Depok menghancurkan puluhan bangunan tak berizin di Terminal Terpadu (TT) Kota Depok hingga rata dengan tanah..
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Yayan Arianto mengungkapkan penertiban bangunan tak berizin tersebut sebagai penengakan Peraturan daerah (Perda) Nomor 16/2012 tentang ketertiban umum serta estetika kota. Dirinya mengatakan, selama ini TT seluas 26.284 m2 tersebut tampak kumuh lantaran terdapat bangunan liar yang terdiri dari tempat usaha dan kios miras ilegal.
"Kita lega kios-kios yang menjual minuman keras ilegal tak lagi ada lantaran sudah digiling mesin perontok (Buldoser), “ kata dia kepada Media Indonesia di TT, Jalan Margonda Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (5/8).
Sekurangnya 50 bangunan liar di TT dibongkar paksa Satpol PP bersama Dinas Perhubungan, Polsek Pancoran Mas, dan Polres Kota Depok.
"Saat pembongkaran intinya humanis.Satpol PP tak mengalami kesulitan. Kami sudah melakukan sosialisasi. Pemilik bangunan liar tidak berkebaratan kios dan tenda-tenda mereka dibongkar,”papar Yayan.
Dikatakan Yayan, pembongkaran bangunan liar juga sebagai tindak lanjut dari akan direnovasinya TT.
"Maka sebelum renovasi dilakukan, lokasi tersebut dibersihkan dari bangunan-bangunan liar yang selama ini dijadikan untuk berjualan miras dan tempat mangkal pekerja seks komersial (PSK). Untuk mewujudkan esetika kota diperlukan penegakan peraturan di bidang ketertiban umum, “ paparnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menjelaskan tidak hanya bangunan-bangunan kios dan tenda yang dibongkar, kantor tata usaha dan unit pelaksana teknis Dinas Perhubungan Kota Depok yang ada di TT juga dibongkar
“Kantor Tata Usaha dan UPT Dinas Perhubungan saat ini berkantor di dekat Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Depok baru, Pancoran Mas, Kota Depok, “ tandasnya
Ia juga mengatakan bus dan angkutan umum perkotaan (angkot) dipindahkan pula ke stasiun KRL Depok baru. Pemindahan ini kata Dadang sehubungan dengan akan direnovasinya TT.
"Ini tidak menghambat, malahan dari perkiraan kami sangat membantu jadi yang biasa menggunakan kereta tinggal turun di Stasiun Depok Baru," papar Dadang
Dijelaskan dia, pembagunan terminal juga akan menitik beratkan sarana prasarana yang menunjang tekhnologi modern. Terminal tersebut nantinya akan sejalan dengan program Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yaitu mempermudah masyarakat dalam transportasi.
"Kemenhub kan sudah memiliki Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), yang mengsinkronkan seluruh moda transportasi baik Laut, udara, darat dan kereta. Sehingga, masyarakat akan dimudahkan ketika berganti moda baik pelayanan maupun interkoneksinya," terangnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved