Ketua F-Gerindra DPRD DKI Yakin Rekomendasi KASN Diabaikan Presiden

Nicky Aulia Widadio
02/8/2018 17:18
Ketua F-Gerindra DPRD DKI Yakin Rekomendasi KASN Diabaikan Presiden
(MI/Rommy Pujianto)

WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik menilai rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) 'receh' dan tidak akan ditanggapi Presiden Joko Widodo.

KASN sebelumnya mengancam akan melapor ke Presiden Jokowi bila Pemprov DKI tidak menindaklanjuti seluruh rekomendasi KASN. KASN menemukan ada 16 kasus dari perombakan pejabat di DKI. Namun baru dua di antaranya yang ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI.

"Silahkan laporin ke Jokowi. Jokowi juga bakal diketawain itu KASN. Receh banget, masa presiden ngurusin receh-receh gitu. Itu bikin sudah presiden si Sofian. Presiden aja mikirin pemilu, tambah ribet," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (2/8).

Sebelum perombakan pejabat terjadi, Taufik berkali-kali berbicara ke media agar Anies-Sandi mencopot para wali kota yang menjabat saat itu, kecuali Husein Murad yang kala itu menjabat Wali Kota Jakarta Utara.

"Saya kan minta semua wali kota dicopot. Sudah ketahuan, Annas (mantan Wali Kota Jakarta Barat) tukang tidur. Masa Wali Kota tidur waktu rapat. Jangan-jangan upacara mengheningkan cipta, lama-lama dia tidur," kata dia.

Sebelumnya, Ketua KASN Sofian Effendi menyebut Pemprov DKI tidak bisa menyerahkan bukti pemeriksaan mantan pejabat yang dicopot dan distafkan. Pemprov malah memberi guntingan koran, salah satunya pemberitaan yang berisi desakan Gerindra untuk mencopot Annas Effendi selaku Wali Kota Jakarta Barat saat itu.

Selain itu, senada dengan Anies, Taufik menilai langkah KASN merilis hasil rekomendasi ke publik bernuansa politik. Bagi Taufik, keterbukaan informasi kepada publik semestinya disampaikan usai rekomendasi ditindaklanjuti Pemprov DKI.

"KASN itu kalau dia tidak mencampuradukkan dengan nuansa politik, dia enggak boleh publish. Itu kan rekomendasi internal. Itu sudah ketahuan, kenapa dia ajukan press release dan press conference," ujar Taufik.

Taufik pun mengaku dirinya telah berbicara dengan Anies dan meminta Anies untuk tidak mengkhawatirkan rekomendasi KASN.

"Sudah saya kasih tahu, Pak Gubernur jangan khawatir. Ngapain orang cuma rekomendasi," tutur Taufik. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya