Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DURASI penyeberangan di pelican crossing Kawasan Bundaran HI akan dibuat berbeda-beda. Lama waktu menyeberang akan disesuaikan kondisi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, di jam-jam tertentu.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan perhitungan tersebut kepada Dinas Perhubungan DKI. Anies mengatakan, data yang dimiliki Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI lebih terverifikasi, bukan sekadar menduga-duga.
"Mereka punya datanya kita serahkan ke Dishub untuk mengecek nanti lihat mana yang paling tepat. Jadi jangan selera kota. Itu pakai data," ungkap Anies, Selasa (31/7).
Anies menambahkan, sistem pelican crossing harus dihitung algoritmanya agar tidak menimbulkan kemacetan. Setidaknya ada beberapa hal yang harus dihitung, waktu, kepadatan lalu lintas dan kepadatan pejalan kaki.
"Jadi algoritmanya itu akan ditentukan oleh frekuensi pengguna, kemudian data. Jadi nanti diputuskan via data," tutur Anies.
Penghitungan juga bisa menggunakan CCTV. Melalui CCTV bisa diketahui pergerakan lalu lintas Jalan MH Thamrin.
"Dari situ akan tahu ada masa di mana itu padat, ada masa dimana itu senggang, lalu ada masa dimana penyeberang itu banyak, ada masa dimana penyebrang itu sedikit. Dari situ akan ketemu algoritmanya." pungkas Anies.
Pelican crossing sudah terpasang sejak kemarin. Hari ini pekerja kantoran di sekitar Bundaran HI bisa menggunakan fasilitas penueberangan tanpa naik turuntangga jembatan penyeberangan orang (JPO). (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved