Anies Jamin Pelican Crossing Tidak Timbulkan Kemacetan

Yanurisa Ananta
31/7/2018 20:28
Anies Jamin Pelican Crossing Tidak Timbulkan Kemacetan
(ANTARA)

DURASI penyeberangan di pelican crossing Kawasan Bundaran HI akan dibuat berbeda-beda. Lama waktu menyeberang akan disesuaikan kondisi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, di jam-jam tertentu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan perhitungan tersebut kepada Dinas Perhubungan DKI. Anies mengatakan, data yang dimiliki Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI lebih terverifikasi, bukan sekadar menduga-duga.

"Mereka punya datanya kita serahkan ke Dishub untuk mengecek nanti lihat mana yang paling tepat. Jadi jangan selera kota. Itu pakai data," ungkap Anies, Selasa (31/7).

Anies menambahkan, sistem pelican crossing harus dihitung algoritmanya agar tidak menimbulkan kemacetan. Setidaknya ada beberapa hal yang harus dihitung, waktu, kepadatan lalu lintas dan kepadatan pejalan kaki.

"Jadi algoritmanya itu akan ditentukan oleh frekuensi pengguna, kemudian data. Jadi nanti diputuskan via data," tutur Anies.

Penghitungan juga bisa menggunakan CCTV. Melalui CCTV bisa diketahui pergerakan lalu lintas Jalan MH Thamrin.

"Dari situ akan tahu ada masa di mana itu padat, ada masa dimana itu senggang, lalu ada masa dimana penyeberang itu banyak, ada masa dimana penyebrang itu sedikit. Dari situ akan ketemu algoritmanya." pungkas Anies.

Pelican crossing sudah terpasang sejak kemarin. Hari ini pekerja kantoran di sekitar Bundaran HI bisa menggunakan fasilitas penueberangan tanpa naik turuntangga jembatan penyeberangan orang (JPO). (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya