Ojek Daring belum Patuhi Instruksi Gubernur

Hym/J-2
31/7/2018 04:45
Ojek Daring belum Patuhi Instruksi Gubernur
(MI/Gana Buana)

KEBIJAKAN Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan area antar-jemput atau transit bagi penumpang ojek daring dimulai kemarin. Namun, pengemudi ojek daring masih terpantau mangkal dan menunggu di tempat yang tidak sesuai peruntukan seperti di pinggir jalan sehingga menimbulkan kesemrawutan lalu lintas.

Seperti pantauan Media Indonesia kemarin, kondisi itu terjadi di sekitar pasar dan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Hal serupa juga terpantau di sejumlah lokasi di Tebet, termasuk di sekitar Mal Kota Kasablanka, juga di depan Universitas Indonesia Salemba, Jakarta Pusat.

Abdurrahman, 40, pengemudi ojek daring, mengatakan ia mengaku senang jika disediakan tempat khusus untuk menunggu penumpang. "Saya setuju karena akan sangat membantu kami. Mudah-mudahan ada realisasi-nya di lapangan," ujarnya saat ditemui, kemarin. Selama ini, lanjutnya, ia melakukan penjemputan di lokasi seperti yang diminta konsumennya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengumpulkan kepala SKPD dan BUMD di Balai Kota, Jumat (28/7). Ia menginstruksikan mereka untuk menyediakan tempat antar-jemput ojek daring di kantor-kantor pemerintahan.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya