Wagub DKI Ingin Pabrik Tahu-Tempe di Sentiong Ditutup

Selamat Saragih
26/7/2018 19:37
Wagub DKI Ingin Pabrik Tahu-Tempe di Sentiong Ditutup
(Antara)

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menegaskan, pihaknya menghendaki pabrik tahu dan tempe di wilayah Sentiong, Jakarta Pusat, yang diduga membuang limbah cair dan sampahnya ke Kali Item harus ditutup secara permanen.

Sebab, ditengarai pabrik itu membuang limbah sembarangan di Kali Item yang disebut pula Kali Sentiong. Sehingga menimbulkan bau tidak sedap di kali tersebut.

"Pengusaha tahu dan tempe sudah di data Wali Kota Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Dan sudah ada tim dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI. Mereka diminta untuk setop berproduksi," kata Sandi, di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (26/7):

Sandi mengatakan, kalau pun tetap harus berproduksi supaya dicarikan solusinya agar mereka tidak lagi membuang limbah ke Kali Sentiong.

"Kalau misalnya dia tetap produksi, limbahnya harus ditangani. Jadi PD PAL Jaya nanti juga akan turun untuk memastikan mereka bisa mengolah limbahnya," lanjut Sandi.

Diperkirakan di kawasan Kali Sentiong sekitar 100 rumah produksi tahu dan tempe. Sandi sendiri mengaku sudah pernah turun ke rumah produksi tahu tempe dan melihat langsung kalau air limbah dibuang begitu saja. Karena itu, lanjut Sandi, pihaknya menginginkan rumah produksi tahu dan tempe tidak hanya berhenti usaha selama Asian Games saja. Tetapi dihentikan secara permanen.

"Saya mau seterusnya. Tapi coba dicari solusi lainnya," ungkap Sandi. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya