Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APLIKASI Bekasi Iconic yang diluncurkan oleh Dinas Komunikasi Informasi Statitik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 14 Februari 2018 lalu merupakan sebuah aplikasi yang hadir bertujuan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
Namun, sayangnya sudah enam bulan aplikasi kebanggaan Kota Bekasi ini terlihat tidak ada perubahan sama sekali dan tidak dapat perhatian lebih lanjut dari Diskominfostandi.
Berdasarkan pemantauan beberapa menu yang tersedia di dalamnya bahkan belum terisi hingga saat ini, alias masih terdapat tulisan 'coming soon'. Salah satu contoh pada menu Pendidikan, E-Magang, dan Wisata Bekasi.
Selain itu, di menu Nyok Belanja, hampir semua data harga komoditas tidak terupdate sama sekali. Praktis dari 28 fitur menu yang tersedia, hanya menu-menu pengaduan dan data kependudukan yang mudah diakses, selebihnya belum optimal.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kominfostandi, Titi Masrifahati menolak disalahkan atas kondisi Bekasi Iconic ini. Menurutnya, aplikasi tersebut hanya wadah bagi aplikasi-aplikasi milik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terpisah. Artinya, pembaharuan isi menu diserahkan kepada SKPD terkait.
"Bekasi Iconic cuma wadah, Supaya masyarakat dengan satu kali download dapat semua aplikasi SKPD. Tiap SKPD punya admin, Dinkes punya, RSUD juga punya. Admin-admin itu yang selalu ikut tiap bulan saat kita kumpul di taman Plaza Pemkot Bekasi," ungkap Titi, Rabu (25/7).
Titi juga mengaku kerap melibatkan para admin tersebut dalam beragam pembahasan soal Bekasi Iconic, termasuk juga saat aplikasi ini diluncurkan.
"Kita sudah taruh setiap admin untuk membantu pengoperasian aplikasi Bekasi Iconic," singkatnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved