Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan akan mengecek laporan adanya dugaan intervensi seorang Perwira Tinggi (Pati) Polri dalam kasus kasus perebutan lahan di Kalimantan Selatan.
"Akan kami cek (laporannya). Semua masyarakat bisa melihat, apakah yang melapor jenderal atau itu masyarakat, tetap kami layani," kata Setyo, Selasa (24/7)
Laporan itu dibuat eks Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen (Purn) TNI Soenarko. Dalam laporan itu, Soenarko menyebut adanya bentuk ketidaknetralan polisi dalam menangani laporannya ke Bareskrim Polri terkait sengketa lahan antara perusahaan yang ia pimpin, PT Sebuku Tanjung Coal (STC) dengan PT MSAM. Namun pada Mei 2018 lalu, diketahui laporan itu berhenti di tengah jalan.
Soenarko sendiri telah memasukkan surat laporan tersebut ke Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri untuk ditindaklanjuti. Hal ini dikarenakan penyelidikan laporannya tersebut diduga diintervensi oleh seorang petinggi Polri. Namun Soenarko enggan menyebutkan secara gamblang siapa petinggi itu.
Menurut Setyo, laporan dari Soenarko akan ditangani Itwasum Polri. Nantinya, inspektur khusus (Irsus) di Itwasum akan mendalami pengaduan mantan tentara yang kini memimpin PT Sebuku Tanjung Coal (STC) itu
"Di Itwasum ada Irsus yang akan mengecek. Siapa-siapa yang terlibat, nanti Propam (Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, red) yang akan turun," jelas Setyo.
Setyo mengungkapkan, pihak kepolisian akan menindak lanjuti laporan apabila terdapat dugaan pelanggaran yang diadukan Soenarko.
“Kita tidak akan main-main. Semua masyarakat bisa melihat, apakah yang melapor itu jenderal atau masyarakat, tetap kita layani," tegasnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved