Gubernur DKI Minta Evaluasi Kinerja Lurah dan Camat

Selamat Saragih
23/7/2018 17:13
Gubernur DKI Minta Evaluasi Kinerja Lurah dan Camat
(Ist)

WALI Kota Jakarta Timur, M Anwar, mengatakan, para camat dan lurah di bawah pimpinannya sudah melalui tahap fit and proper test. Hal ini dilakukan terkait dengan evaluasi yang diminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Sudah kami lakukan fit and proper test. Jadi sekarang  menunggu Pemerintah Provinsi DKI saja," ujar Anwar saat dikonfirmasi tentang kinerja lurah dan camat akhir-akhir ini melorot dan pungli merajalela dalam pelayanan di loket ujung tombak Pemprov DKI itu, Senin (23/7).

Berita pungli di kelurahan dan kecamatan di Ibu Kota dewasa ini mencuat di media massa berdasarkan sejumlah pengaduan dari masyarakat kepada Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, baru-baru ini.

Menurut Prasetio, laporan warga soal pungli oleh oknum lurah mulai merajalela. Bahkan kinerja lurah dan camat pun sudah menurun sepeninggal Ahok, gubernur DKI Jakarta.

Kembali penjelasan Anwar, pihaknya mengaku belum mengetahui mengenai kabar adanya perombakan di tingkat wilayahnya. Sampai saat ini, lanjut Anwar, pihaknya masih menunggu hasil fit and proper test tersebut dari Pemprov DKI.

"Kita tunggu undangannya saja, karena nanti ada rapat lagi. Jadi untuk evaluasi dan fit and proper test itu kebijakanya provinsi, kami tinggal menunggu undangan saja dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan," ujar Anwar.

Namun Demikian, Gubernur DKI, Anies Baswedan, tetap meminta para wali kota yang baru diangkat agar ikut dievaluasi para camat dan lurah.

Pihaknya menegaskan, pergantian lurah dan camat bukan hanya berdasarkan hasil fit and proper test. Melainkan juga dilihat dari rekam jejak dan kinerja di lapangan.

"Banyak pertimbangan jadi bukan hanya hasil fit and proper test saja," kata Anwar.

Seperti diketahui, Gubernur DKI, Anies Baswedan, meminta para wali kota melakukan evaluasi selama satu bulan kepada lurah dan camat. Hal ini terkait temuan pungli yang dilakukan oknum kelurahan. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya